Penulis: Ahmad Albar
TVRINews, Nunukan
Upaya pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara gencar dilakukan jajaran Polres Nunukan, salah satu upaya dengan melakukan pemeriksaan kepada penumpang kapal motor yang baru tiba di dermaga Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan Kabupaten Nunukan.
Sebagaimana perintah Presiden Rpublik Indonesia Joko Widodo yang diamanatkan oleh Kapolri melalui Satgas TPPO Mabes Polri, Polda Kaltara dan Polres Nunukan terus melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya TPPO kepada sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia atau CPMI.
Bagi penumpang KM Bukit Siguntang yang memiliki KTP diluar domisili Kaltara akan menjalani screening sebagian besar penumpang yang diperiksa tersebut berasal dari Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Lapak Pedagang Di Pasar Mardika Hasil Revitalisasi Akan Dibagikan Kepada Pedagang Secara Gratis.
Ratusan penumpang yang didapati bukan ber KTP Kaltara tersebut selanjutnya di periksa dengan melakukan pendataan terkait asal daerah serta tujuannya ke Nunukan.
Jika tidak terindikasi ingin bekerja ke Malaysia, penumpang akan diizinkan masuk di wilayah Kalimantan Utara hal tersebut dilakukan untuk mencegah para WNI menjadi korban TPPO dengan modus dipekerjakan di negara Malaysia tanpa menggunakan dokumen keimigrasian serta unsur-unsur dokumen CPMI yang resmi.
Kepala Bagian Operasi Polres Nunukan AKP Arofiek Aprilian Riswanto mengatakan : ”Screening yang dilaksanakan juga untuk mencari informasi terkait pengurus ilegal atau tekong yang akan memfasilitasi para WNI hingga Malaysia, jika dalam proses screening ditemukan adanya indikasi TPPO maka pihaknya akan melakukan pendalaman dan pencarian terhadap para pengurus ilegal atau tekong, sedangkan untuk para korban yang terindikasi akan diserahkan ke BP3MI Kaltara untuk dipulangkan kedaerah asal”.
“Negara tentu tidak melarang WNI untuk menjadi pekerja Migran namun wajib mematuhi ketentuan yang telah diatur dalam perundang-undangan agar hak para PMI di negara lain bisa dilindungi oleh negara” lanjut dikatakan AKP Arofiek
Operasi screening ini akan terus dilakukan bagi seluruh penumpang kapal motor yang tiba di Kabupaten Nunukan.
Baca Juga : Balap Liar Di Palembang, Tujuh Kendaraan Dikandangkan
Editor: Redaktur TVRINews
