TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyebut Festival Rakyat Bola Gembira dan Nonton Bersama Final Piala Dunia FIFA 2026 menjadi simbol kuat kebersamaan masyarakat Jakarta. Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu, 19 Juli 2026, dihadiri hampir 14 ribu warga dari berbagai kalangan.
Rano mengatakan, antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak siang hari. Bahkan, kawasan Lapangan Banteng mulai dipadati pengunjung sejak pukul 14.00 WIB sehingga alur acara dipercepat agar masyarakat dapat masuk dengan lebih tertib.
"Kalau menurut informasi, malam ini yang datang hampir 14 ribu pengunjung. Apalagi kegiatan ini sudah berlangsung dari pagi, dari jam dua siang saja area ini katanya sudah ramai. Makanya, alur acara agak kita percepat supaya masyarakat yang di luar bisa segera masuk dan tidak terlalu berdesak-desakan," ujar Rano dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, Festival Rakyat Bola Gembira bukan sekadar ajang nonton bareng final Piala Dunia, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan olahraga dalam suasana penuh sukacita.
"Malam ini adalah malam terakhir kita untuk bahagia menyambut final sepak bola, yang kita hadapi dengan sukaria. Maka dari itu, acara ini dinamakan Festival Rakyat Bola Gembira. Ini menandakan bahwa rakyat Indonesia kalau soal bola sudah tidak perlu ditanyakan lagi, itu memang pilihannya," tuturnya.
Selain menghadirkan layar besar untuk menyaksikan pertandingan final, festival juga diramaikan dengan panggung musik, hiburan keluarga, aktivitas komunitas, serta pameran produk UMKM binaan Jakpreneur dan Kadin DKI Jakarta.
Kemudian Rano menegaskan, suksesnya penyelenggaraan festival merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pemprov DKI Jakarta, TVRI, TNI Angkatan Darat, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kadin DKI Jakarta, Jakarta Experience Board, PT MRT Jakarta, hingga sejumlah mitra lainnya.
"Kolaborasi ini menandakan bahwa kebersamaan di Jakarta itu memang sangat luar biasa. Intinya malam ini adalah tentang kebersamaan itu," tegasnya.
Ia menambahkan, hampir 200 tenant UMKM turut berpartisipasi dalam festival tersebut. Kehadiran ribuan pengunjung dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui peningkatan transaksi usaha kuliner maupun produk lokal.
"Hampir 200 tenant UMKM yang ikut berpartisipasi dalam festival ini. Kita bisa lihat perputaran ekonominya dari laporan yang ada bisa mencapai angka yang luar biasa. Inilah pergerakan ekonomi yang memang nyata digerakkan oleh masyarakat itu sendiri," ucapnya.
Lebih lanjut, Rano juga mengajak masyarakat menjadikan final Piala Dunia sebagai momentum mempererat persaudaraan. Ia mengimbau seluruh warga menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama mengikuti kegiatan nonton bersama.
"Kami mengajak seluruh masyarakat menikmati pertandingan dengan tertib, menjaga keamanan dan kebersihan, serta menghormati perbedaan pilihan. Siapa pun tim yang didukung dan siapa pun yang menjadi juara, warga Jakarta tetap bersaudara," ungkapnya.










