TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya melalui penguatan ekosistem seni dan kebudayaan.
Komitmen tersebut disampaikan Rano saat membuka Pameran Seni Rupa Jakarta PROVOKE! 2026 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juli 2026.
"Saya merasa senang bahwa kota ini terus bergerak menjadi simpul peradaban dan kemajuan bangsa melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Rano dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2026.
Menurutnya, menjelang peringatan 500 tahun Jakarta, pemerintah tidak hanya berfokus membangun infrastruktur, tetapi juga menyiapkan warisan berupa identitas kota yang berakar pada budaya dan kreativitas masyarakat.
"Kami ingin warisan itu berupa hasil pembangunan kota yang maju dan berdaya saing, dengan tetap berakar pada budaya serta kreativitas masyarakat Jakarta. Bukan hanya infrastruktur kota yang modern dan megah, tetapi juga identitas yang kokoh melalui aktivitas budaya yang terus dihidupkan," ucapnya.
Kemudian, Rano menilai seni tidak harus selalu hadir di galeri. Ruang-ruang publik, menurutnya, dapat dimanfaatkan sebagai tempat bertemunya karya seni dengan masyarakat sehingga mampu menghidupkan kota sekaligus memperluas akses publik terhadap seni.
"Seni dapat dihadirkan di tengah kehidupan masyarakat, menghidupkan ruang kota, sekaligus mengajak masyarakat membaca Jakarta dengan cara yang berbeda," ujarnya.
Lebih lanjut, ia pun menantang penyelenggara Jakarta PROVOKE! untuk memanfaatkan lebih banyak ruang terbuka pada perayaan 500 tahun Jakarta tahun depan. Salah satu gagasannya adalah menjadikan koridor dari Ratu Plaza hingga Bundaran Hotel Indonesia sebagai ruang pamer seni terbuka.
"Momen lima abad Jakarta harus menjadi perayaan budaya yang luar biasa," tegasnya.
Rano berharap Jakarta PROVOKE! terus berkembang sebagai ruang yang melahirkan karya-karya berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, ruang publik dapat menjadi panggung bagi para seniman sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang hidup dengan kreativitas dan kebudayaan.
"Jakarta PROVOKE! harus terus memprovokasi lahirnya ide-ide baru dan karya-karya terbaik. Dengan demikian, Jakarta tidak hanya dikenal sebagai kota modern, tetapi juga sebagai kota yang hidup dengan kreativitas dan kebudayaan," tuturnya.
Pameran Jakarta PROVOKE! 2026 merupakan hasil kolaborasi Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan Yayasan Artpora Jakarta PROVOKE!. Sebanyak 25 karya baru dipamerkan dengan mengangkat beragam isu perkotaan, mulai dari hunian, transportasi, lingkungan, hingga dinamika kehidupan masyarakat Jakarta. Sejumlah karya juga memanfaatkan material daur ulang sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.










