
Foto: Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) akan menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal akbar sebagai wadah pemersatu seluruh lapisan masyarakat. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.
Kegiatan ini dirancang khusus untuk mempertemukan warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan golongan. Selain memperkuat ikatan sosial, acara ini menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat di ruang publik yang inklusif.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, menjelaskan bahwa momentum ini merupakan wujud nyata dari silaturahmi yang merangkul semua pihak. Pemprov DKI ingin membuka panggung yang setara bagi seluruh elemen warga untuk saling berinteraksi.
“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa setiap warga, dari Gen Z hingga generasi pendahulu, memiliki tempat yang sama dalam membangun narasi kota Jakarta,” ujar Andhika, dikutip Kamis, 9 April 2026.
*Harmoni Tradisi dan Inovasi Digital*
Penyelenggaraan Halal Bihalal Jakarta 2026 akan diawali dengan doa lintas agama. Kehadiran para pemuka agama ini menjadi simbol kuat harapan agar kerukunan di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta, selalu terjaga dengan harmonis.
Tak hanya soal tradisi, acara ini juga menonjolkan sisi inovasi dengan memanfaatkan teknologi modern. Arsitektur bersejarah di Taman Fatahillah akan disulap menjadi kanvas digital raksasa melalui pertunjukan Video Mapping.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah kota sekaligus menjadi daya tarik wisata baru bagi Jakarta sebagai kota global.
*Ruang Ekspresi Kreatif*
Selain pertunjukan visual, Halal Bihalal ini akan diramaikan dengan instalasi cahaya dan penampilan seni dari talenta muda Jakarta. Tak ketinggalan, suguhan musik megah dari Orchestra Purwacaraka akan turut menghibur warga dan wisatawan yang hadir.
Andhika menegaskan bahwa inisiatif ini membuktikan ruang publik Jakarta mampu menjadi motor penggerak kreativitas yang memadukan nilai sejarah dengan hiburan modern.
“Ini menjadi bukti bahwa nilai sejarah dan kemeriahan hiburan modern dapat menyatu untuk memberikan manfaat bagi warga maupun wisatawan,” pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk hadir dan merayakan kebersamaan dalam momentum yang memadukan kehangatan silaturahmi dengan kemegahan visual di jantung Kota Tua Jakarta.
Editor: Redaktur TVRINews
