TVRINews, Jombang
Ribuan warga dari berbagai daerah di sekitar Kabupaten Jombang memperebutkan tumpeng raksasa buah manggis di kawasan lereng gunung Anjasmoro Wonosalam pada Minggu, 19 Februari 2023 siang.
Manggis yang dibagikan secara gratis tersebut sebanyak 2 ton dan 23 kilogram disesuaikan dengan angka tahun 2023. Pesta manggis tersebut merupakan tradisi syukuran warga desa sentra penghasil manggis atas hasil bumi yang melimpah.
Baca Juga: Proses Evakuasi Helikopter Polda Jambi Terungkap, Sempat Alami Kendala
Ribuan warga dari berbagai daerah ini dengan sabar menanti sejak pagi di lapangan Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Mereka berdesakan mengelilingi tumpeng manggis setinggi 12 meter yang berisi buah manggis sebanyak 2 ton dan 23 kilogram. Pesta tumpeng manggis digelar setiap tahun setelah panen raya. Desa jarak merupakan desa penghasil manggis terbesar di Kabupaten Jombang.
Usai sambutan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, panitia langsung melemparkan buah manggis dari atas tumpeng raksasa ke tengah kerumunan ribuan warga. Setiap kali buah manggis dilempar, massa dari berbagai sisi langsung berebut untuk mendapatkannya. Panitia sengaja mengemas buah manggis dengan isi 1 kilogram sehingga buah tidak berserakan di lapangan.
Massa yang berebut manggis bukan saja dari Kabupaten jombang, melainkan juga dari berbagai daerah sekitarnya seperti Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Kediri, Nganjuk dan Malang. Massa sengaja datang jauh-jauh untuk bisa menikmati manggis secara gratis karena saat ini harga manggis di pasaran berkisar 40 ribu Rupiah per kilo.
Baca Juga: Polda Jambi Pastikan Penumpang Helikopter Mendarat Dadakan Selamat
Pesta tumpeng manggis digelar rutin setiap tahun. Gelaran tumpeng ini sebagai ungkapan rasa syukur petani manggis dan juga sebagai promosi untuk menaikkan harga jual manggis. Dengan kualitas dan kuantitas manggis yang melimpah, petani manggis Jombang saat ini telah memulai ekspor ke sejumlah negara ASEAN.










