TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Gedung Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa kantor kecamatan harus menjadi pusat layanan warga yang mudah diakses dan ramah bagi masyarakat.
“Bangunan ini memang tampak megah, tapi kemegahan itu tidak ada artinya kalau pelayanannya tidak membumi. Kantor kecamatan harus menjadi rumah rakyat, tempat di mana warga merasa diterima dan dibantu,” tegas Pramono saat memberikan keterangan di lokasi peresmian, Selasa, 19 Mei 2026.
Gubernur menyebut penyediaan fasilitas publik yang baik merupakan kewajiban pemerintah untuk memastikan pelayanan lebih cepat, efektif, dan nyaman.
“Intinya, pemerintah tidak boleh mempersulit. Warga datang ke sini harus pulang dengan membawa solusi, bukan keluhan baru,” ujarnya.
Selain soal pelayanan, Pramono mengingatkan jajaran Kecamatan Kebayoran Baru agar menjaga fasilitas bangunan yang baru diserahterimakan tersebut.
“Membangun itu perkara teknis, tapi merawat adalah komitmen. Jangan sampai gedung baru ini hanya bagus di awal, tapi tidak terpelihara ke depannya,” katanya dengan nada mengingatkan.
Ia meminta camat beserta seluruh staf memastikan pemeliharaan rutin berjalan optimal.
Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar melaporkan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban PT Danayasa Arthatama melalui skema fasos-fasum.
Menurut Anwar, gedung lima lantai yang dilengkapi AC, lift, genset, pompa pemadam, dan utilitas pendukung lainnya itu telah diserahterimakan kepada Pemprov DKI Jakarta pada 8 Januari 2026.
“Nilai aset yang kita terima mencapai Rp 33,7 miliar. Dengan fasilitas lengkap dan standar yang lebih baik, kami optimistis pelayanan kepada warga Kebayoran Baru akan meningkat signifikan,” jelasnya.
Anwar juga menegaskan bahwa gedung baru ini diharapkan menjadi contoh peningkatan kualitas pelayanan administrasi di tingkat kecamatan.










