TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, puskesmas harus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di Jakarta. Hal itu disampaikannya saat meresmikan gedung baru Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Pramono, keberadaan puskesmas memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang dekat, mudah dijangkau, dan berkualitas.
"Puskesmas ini setiap hari melayani antara 80 sampai 100 orang. Tadi saya melihat hampir semua fasilitas yang dimiliki kondisinya sangat baik dan respons masyarakat rata-rata mengapresiasi pelayanan yang ada," ujar Pramono dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.
Kemudian ia mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat fasilitas kesehatan hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, puskesmas diharapkan tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga pusat pelayanan kesehatan terpadu dan ruang interaksi sosial warga.
Lebih lanjut, Pramono turut mengapresiasi berbagai inovasi yang dihadirkan Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II. Salah satunya Teras Sehat yang memberdayakan lansia melalui kegiatan hidroponik, tanaman obat keluarga, dan budidaya ikan sebagai sumber protein tinggi.
Selain itu, terdapat Glam/Gym Lansia Aktif Mandiri yang menjadi area olahraga ringan bagi lansia serta Area Moana sebagai ruang bermain anak untuk mendukung pengembangan motorik.
"Bahkan baru pertama kali saya melihat ada kelompok lansia, ada yang sampai usia 83 tahun, memanfaatkan puskesmas ini sebagai tempat berkumpul sekaligus sarana berolahraga dan bersilaturahmi," ucapnya.
Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II sendiri melayani sekitar 20.113 jiwa di empat RW wilayah Meruya Selatan II. Fasilitas kesehatan tersebut didukung 17 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga pendukung lainnya.
Puskesmas itu juga telah menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), yakni pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup mulai dari ibu dan anak, usia produktif, hingga lansia dengan penguatan layanan promotif dan preventif.
Pramono berharap kehadiran fasilitas kesehatan yang semakin baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jakarta secara merata.
"Dengan diresmikannya Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II ini, mudah-mudahan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan di Jakarta semakin baik dan dapat dilayani sebaik-baiknya," ungkapnya.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu. Selain itu, dua rumah sakit tambahan juga akan dibangun sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat di Jakarta.










