Penulis: Heru Wicaksono
TVRINews, Pacitan
Sebanyak 48 siswi Sekolah Lansia Tangguh Ngudi Waras Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Pacitan menjalani prosesi wisuda jenjang strata satu. Wisuda dilakukan setelah sebelumnya para siswi lansia ini menjalani pembelajaran selama 6 bulan.
Raut wajah bahagia terpancar dari para siswi Sekolah Lansia Tangguh Ngudi Waras Desa Pagutan yang rata – rata telah berusia 60 hingga 80 tahun dan telah berstatus nenek dan juga telah mempunyai cucu ini.
Saat menjalani prosesi wisuda jenjang strata satu, mereka di wisuda setelah berhasil dinyatakan lulus mengikuti pembelajaran jenjang strata satu selama 6 bulan. Syarat menjadi siswi di sekolah lansia ini antara lain telah berusia 60 tahun keatas dan mengikuti pembelajaran selama 6 bulan.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Kelompok Kriminal di Palu dan Sigi
Materi pembelajaran di jenjang strata satu ini antara lain kesenangan, keagamaan, motorik, kesehatan dan olahraga. Sekolah lansia ini ditujukan untuk membuat para lansia senang, semangat dan tegar sehingga diharapkan dapat panjang usia untuk mengasuh cucu.
Para lansia di Sekolah Lansia Tangguh Ngudi Waras Desa Pagutan ini mengaku senang bisa bersekolah di sekolah lansia ini. Setelah berhasil menyelesaikan jenjang strata satu, para siswi lansia ini bisa melanjutkan ke jenjang strata dua dan tiga.
Baca Juga: PLN Targetkan 19 Desa Di Tanjung Jabung Barat Dialiri Listrik
Kepala Desa Pagutan mengaku bangga dengan para nenek yang tetap bersemangat menimba ilmu meski usianya telah lanjut. Pemerintah desa akan terus mendorong dan mendukung keberadaan sekolah lansia ini dengan mengalokasikan dana desa.
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pacitan mengapresiasi semangat para lansia yang terus tanpa henti menuntut ilmu dan berharap agar sekolah – sekolah lansia bisa berdiri di tiap desa. Meskipun usia telah lanjut namun menuntut ilmu harus terus dilakukan agar tetap sehat dan panjang usia.
Editor: Redaktur TVRINews
