TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan pentingnya peran keluarga dan komunitas dalam memperkuat kerukunan, kepedulian sosial, serta ketahanan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Seminar Kebangsaan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Menteng 2026 bertema "Keluarga Kuat, Bangsa Kuat" di HKBP Menteng, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pramono mengatakan, keluarga merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter sekaligus menanamkan nilai kepedulian, toleransi, dan sikap saling menghargai.
"Indonesia yang kuat dimulai dari keluarga yang kuat, masyarakat yang peduli, serta kolaborasi yang erat di antara seluruh elemen bangsa," ujar Pramono dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Menurut Pramono, ketahanan keluarga menjadi semakin penting di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat. Karena itu, keluarga tidak hanya menjadi tempat tumbuh dan berkembang, tetapi juga ruang pertama untuk membangun karakter dan nilai-nilai kebangsaan.
Kemudian, ia juga menilai diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Menurutnya, kemajuan Jakarta harus berjalan seiring dengan terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, inklusif, dan saling menjaga.
Lebih lanjut, Pramono menyebut ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, jemaat, hingga generasi muda penting untuk menjaga semangat kebangsaan, khususnya di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.
"Seminar ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog kebangsaan yang inspiratif, konstruktif, serta mampu membangun semangat kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, jemaat, dan generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui peran keluarga dan komunitas," ucapnya.










