TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus melanjutkan pembangunan di berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut mencakup sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, hingga transportasi. Menurut Pramono, meski pemerintah daerah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas agar kesenjangan sosial dapat ditekan.
Hal itu disampaikan Pramono saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Kebangsaan HKBP Menteng 2026 di Gedung Gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi fokus pembangunan Jakarta, terutama transportasi, kesehatan, pendidikan, dan persoalan sosial.
"Saya menyampaikan beberapa hal di antaranya adalah hal yang berkaitan dengan bagaimana Jakarta yang sedang membangun ini untuk bisa menyelesaikan transportasinya, persoalan kesehatannya, pendidikannya, dan tentunya masalah-masalah sosial,"kata Pramono dalam keterangan yang diterima tvrinews, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Di bidang pendidikan, Pramono memastikan sejumlah program bantuan bagi masyarakat akan terus dilanjutkan. Di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program sekolah swasta gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Pramono juga menegaskan pembangunan Jakarta akan tetap memperhatikan keberlanjutan program dari pemerintahan sebelumnya. Sejumlah proyek yang akan dilanjutkan antara lain pembongkaran tiang monorel, penataan kawasan Rasuna Said, pembangunan jembatan penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol, serta pembangunan rumah sakit internasional di eks lahan Sumber Waras.
"Jadi Sumber Waras akan menjadi rumah sakit internasional dan saya sudah menyampaikan pada Pemerintah Pusat mudah-mudahan ini segera bisa kita groundbreaking pada bulan-bulan ke depan ini,"jelasnya.
Sementara di sektor transportasi, Pemprov DKI terus mengembangkan sistem transportasi publik yang terintegrasi. Pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai disebut telah rampung dan dijadwalkan diresmikan pada 26 Agustus mendatang.
Pengembangan LRT juga akan dilanjutkan hingga Dukuh Atas untuk memperluas konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat. Pramono menyebut tingkat konektivitas transportasi publik di Jakarta saat ini telah mencapai 93 persen.
Karena itu, masyarakat didorong untuk lebih banyak menggunakan transportasi umum. Peralihan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus menekan polusi udara di Jakarta.
Untuk menjaga kesinambungan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran, Pemprov DKI juga akan memanfaatkan skema pembiayaan kreatif atau creative financing. Salah satunya melalui pemanfaatan dana hasil KLB, sehingga pembangunan diharapkan tidak sepenuhnya membebani APBD.
Dalam acara tersebut, Pramono turut mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pemerintah, termasuk Gereja HKBP Menteng yang ikut menjalankan gerakan pilah sampah.
"Saya bersyukur Bapak Pendeta tadi menyampaikan bahwa HKBP memberikan support dan dukungan sepenuhnya untuk pilah sampah ini,"ucapnya.
Pendeta HKBP Ressort Menteng, Sahat Manullang, turut mengapresiasi langkah Pemprov DKI dalam melanjutkan pembangunan Jakarta. Ia menegaskan dukungan gereja terhadap berbagai program pemerintah, termasuk gerakan memilah sampah.
"Kami sebagai warga gereja dan sekaligus sebagai bagian dari integral bangsa ini akan komit untuk mendukung seluruh program visi yang telah dicanangkan, dilakukan,"ungkap Sahat.










