
Foto: Wajah Baru Tanpa Tiang Monorel di Kawasan Jalan HR Rasuna Said.
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah selesai dilakukan. Sebanyak 109 tiang monorel kini telah dipotong dan dirapikan oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta.
“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bina Marga. Tiang monorel yang berjumlah 109 kini per Sabtu kemarin semuanya sudah terpotong dan dirapikan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 24 Januari 2026.
Pembongkaran tersebut merupakan bagian dari proyek penataan kawasan di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selanjutnya akan memulai pembangunan fasilitas pedestrian, saluran air, serta taman di area tersebut.
Pramono menargetkan seluruh proses penataan trotoar itu dapat rampung pada Juni 2026.
“Kita akan memulai pembangunan pedestrian, selokan, taman, dan sebagainya. Mudah-mudahan bulan Juni saya sudah memberikan target pekerjaan ini bisa diselesaikan,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan penertiban di kawasan tersebut.
Pramono meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) serta pengemudi ojek online yang kerap memarkir kendaraan di area trotoar.
Menurutnya, penertiban diperlukan agar fasilitas pedestrian yang sedang ditata dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.
“Kami meminta jajaran Satpol PP menertibkan PKL, baik liar maupun binaan, termasuk ojol, agar tidak sembarangan memarkir kendaraan atau berdagang di lokasi yang akan ditata pemerintah,” katanya.
Penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus memperbaiki estetika salah satu koridor utama di kawasan bisnis Jakarta.
Editor: Redaksi TVRINews
