Penulis: Erens Tasidjawa
TVRINews, Maluku
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih, kini sekolah di Indonesia sudah beralih dengan menggunakan sistem ujian yang berbasis komputer.
Namun, di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri Empat Belas Buru Selatan, siswa siswi disekolah ini belum bisa menikmati kecanggihan teknologi dengan ujian berbasis komputer.
Peserta ujian di sekolah ini masih menggunakan kertas dan pensil sebagai sarana manual yang dilakukan pihak sekolah, mengingat sarana dan prasarana sekolah yang masih belum memadai.
Baca Juga: KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bansos di Kemensos
Untuk memenuhi standar pelaksanan ujian Nasional berbasis komputer, penyediaan berbagai kebutuhan tersebut masih membutuhkan bantuan pemerintah Provinsi Maluku.
Kepala SMA Negeri Empat Belas Buru Selatan Salis Kelmuri mengatakan terdapat delapan peserta yang mengikuti ujian sekolah berbasis kertas dan pensil kendati belum adanya sarana komputer yang bisa dimanfaatkan untuk ujian berbasis komputer.
Baca Juga: Pendidikan Sespimti, Sespimen, Sespimma Digelar Tahun Ini, 279 Orang Menjadi Peserta Didik
Diakui jika masih banyak sarana prasarana penunjang pendidikan disekolah itu yang harus dipenuhi termasuk ruang belajar siswa yang terpantau hanya dua ruangan.
"Kendala yang masih kita hadapi disekolah itu yaitu ujian nasional amsih menggunakan pensil karena ketiadaan ekonomi, kedepan itu kemungkina besar akan kita rubah kendala –kendala mana yang akan kita penuhi barangkali," jelas Kepala Sma Negeri Empat Belas Buru Selatan Salis Kelmuri.
Kelmuri menambahkan pihaknya berencana akan berupaya, agar kedepannya sekolah tersebut sudah dapat memanfaatkan fasilitasi sarana dan prasarana pendukung bagi pengembangan pelajar siswa di sekolah itu.
Editor: Redaktur TVRINews
