TVRINews, Jakarta
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) telah mencokok seorang pria berinisial MR atau dikenal dengan Bos Gendut yang merupakan seorang buronan salah satu gembong narkoba yang beroperasi di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Di mana, ia ditangkap saat berada di sebuah salon kecantikan di kawasan Mangga Besar.
Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, mengatakan penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.09 WIB setelah petugas membuntuti MR dari Kampung Bahari hingga menuju kawasan Mangga Besar.
“Yang bersangkutan berhasil kami tangkap di salah satu salon kecantikan,” ujar Roy pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Lebih lanjut, ia menerangkan jika MR merupakan buronan dalam perkara narkotika yang diungkap pada 7 November 2025. Dalam kasus tersebut, BNN menyita sabu seberat 98 kilogram, senjata api, emas batangan, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Dari pengembangan perkara, penyidik juga menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan MR. BNN menyita uang tunai sebesar Rp1,277 miliar serta sejumlah aset yang nilai keseluruhannya diperkirakan mencapai Rp39,950 miliar.
Dengan demikian, penanganan perkara terhadap MR tidak hanya berkaitan dengan tindak pidana narkotika, tetapi juga mencakup dugaan pencucian uang yang saat ini masih diproses.
Setelah ditangkap, lanjur dia MR kemudian diperiksa oleh penyidik. Dari hasil interogasi, tersangka mengungkap adanya sejumlah orang yang berada dalam lingkarannya serta keberadaan barang bukti lain di sebuah rumah.
“Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti BNN bersama Polda Metro Jaya melalui Brimob. Operasi dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB dengan menyasar lokasi yang disebut berkaitan dengan jaringan MR,” bebernya
Dalam operasi tersebut, petugas kembali mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya narkotika jenis ganja atau yang disebut sebagai gorilla, uang tunai, senjata api beserta sejumlah peluru, senjata tajam jenis samurai, telepon seluler, serta sejumlah aset lainnya.
“Petugas juga mengamankan kendaraan yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut. Salah satunya mobil BMW yang ditemukan saat MR ditangkap di salon kecantikan kawasan Mangga Besar. Kendaraan lain yang turut diamankan berada di sekitar lokasi operasi, termasuk sebuah Vespa dan satu mobil lainnya,” sebutnya
Roy mengatakan operasi tersebut tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Petugas mendapat perlawanan dari sejumlah loyalis MR yang berada di sekitar Kampung Bahari.
“Pada saat kita melakukan operasi tersebut, ada perlawanan dari beberapa loyalis MR, termasuk orang-orang yang bercokol di Kampung Bahari,” kata Roy.
Akibat perlawanan tersebut, salah seorang anggota Polri mengalami luka di bagian bawah mata. Meski demikian, petugas tetap berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga terkait dengan jaringan MR.
BNN memastikan penindakan terhadap jaringan narkoba di Kampung Bahari belum berhenti. Aparat masih memburu sejumlah orang lain yang diduga terlibat dan masih berada di kawasan tersebut.
“Operasi terhadap Kampung Bahari tetap akan kami laksanakan karena masih ada beberapa orang yang bercokol selain Bos G atau Bos Gendut yang sudah kami amankan,” ujar Roy.










