
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Posko Kesehatan di Terminal Tanjung Priok yang diinisiasi Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melayani sebanyak 222 orang selama periode arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Murniasi Hutapea, mengatakan layanan tersebut diberikan sejak posko dibuka pada 13 Maret hingga 26 Maret 2026. Layanan menyasar pengemudi serta penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
“Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, tes alkohol, hingga tes narkoba,”kata Murniasi, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, dari total 172 pengemudi yang diperiksa, sebanyak 132 orang dinyatakan layak mengemudi, sementara 54 lainnya tidak direkomendasikan melanjutkan perjalanan karena alasan kesehatan.
Selain itu, posko juga menangani 36 pemudik yang mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti batuk, flu, migrain, dan pegal-pegal akibat kelelahan selama perjalanan.
“Keluhan yang paling banyak kami temui adalah gejala ringan akibat kelelahan. Namun sejauh ini belum ada kasus penyakit berat,” jelasnya.
Murniasi menambahkan, apabila ditemukan kondisi kesehatan yang serius, pasien akan langsung dirujuk ke RSUD Tanjung Priok. Hingga saat ini, belum ada kasus yang memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit.
Dalam operasionalnya, posko kesehatan ini melibatkan sekitar 10 personel gabungan dari Suku Dinas Kesehatan, BNN, serta tenaga dari puskesmas kecamatan yang bertugas secara bergiliran. Selain itu, satu unit ambulans juga disiagakan di terminal untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Posko yang mulai beroperasi sejak H-8 Lebaran ini direncanakan tetap melayani masyarakat hingga H+8 Lebaran. Kehadirannya diharapkan dapat memastikan kondisi kesehatan pengemudi dan pemudik tetap prima sehingga perjalanan berlangsung aman dan lancar.
“Keselamatan perjalanan adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Salah satu penumpang bus AKAP, Abdul Aziz (47), mengaku terbantu dengan keberadaan posko kesehatan setelah melakukan perjalanan dari Purwokerto.
“Hasil pemeriksaan saya normal, hanya kelelahan. Posko ini sangat membantu karena bisa langsung cek kesehatan setelah sampai,”ungkap Aziz.
Hal serupa disampaikan pengemudi bus Pandawa, Muhammad Khairul (34), yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine dengan hasil baik.
“Alhamdulillah hasilnya normal, jadi saya bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih tenang,”ucap Khairul.
Editor: Redaktur TVRINews
