
Foto: Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Jakpro targetkan proyek rampung Agustus 2026 dengan kesiapan sistem dan integrasi transportasi publik.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B mencatatkan progres signifikan dengan capaian 89,22 persen hingga akhir Desember 2025. Sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung kini telah tersambung, menandai percepatan menuju target penyelesaian proyek pada Agustus 2026.
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menargetkan progres proyek mencapai 92 persen pada triwulan I 2026 sebagai bagian dari tahapan menuju kesiapan operasional.
“Progres ini sejalan dengan kesiapan sistem, sarana-prasarana, serta integrasi dengan layanan transportasi publik lainnya,” ujar Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis PT Jakpro, Dian Takdir Badrsyah, Rabu, 14 Januari 2026.
Pekerjaan Track dan Stasiun Terus Berjalan
Dari sisi konstruksi rel, pekerjaan track work telah mencapai 4,7 kilometer dari total 12,8 kilometer lintasan. Sementara itu, pekerjaan arsitektural serta mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) sedang berlangsung di empat stasiun utama, yakni Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan operasional sistem LRT Jakarta saat proyek rampung.
Jalur Layang di Atas Tol Wiyoto Wiyono Tersambung
Salah satu pencapaian krusial dalam proyek ini adalah tersambungnya jalur layang kereta di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono pada 9 Januari 2026.
Dian menjelaskan, bentang girder sepanjang 120 meter tersebut merupakan titik paling menantang karena dibangun di atas jalan tol aktif tanpa penutupan total lalu lintas.
“Konstruksi dilakukan menggunakan metode balanced cantilever agar presisi struktur tetap terjaga dengan gangguan lalu lintas yang minimal,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut menandai tersambungnya jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka, yang menghubungkan wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
Komitmen Tepat Waktu dan Berkualitas
Dian menegaskan, Jakpro berkomitmen menjaga seluruh tahapan pembangunan agar berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis, keselamatan, maupun kesiapan operasional.
“LRT Jakarta Fase 1B merupakan proyek prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas transportasi publik dan daya saing Jakarta,” katanya.
Target Layani 18 Juta Penumpang
Secara keseluruhan, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B ditargetkan mampu melayani hingga 18 juta penumpang pada 2028. Selain itu, proyek ini juga diharapkan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon perkotaan melalui penggunaan transportasi publik berbasis listrik.
BPBUMD DKI Jakarta bersama Jakpro menegaskan komitmen untuk terus mengawal progres pembangunan dan kesiapan operasional LRT Jakarta Fase 1B agar dapat menjadi fondasi sistem transportasi publik yang andal, terintegrasi, dan berdaya saing global.
Editor: Redaksi TVRINews
