
TVRINews/Octavian Dwi
Penulis: Octavian Dwi
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penyelesaian pemotongan 109 tiang monorel di kawasan Rasuna Said, Kuningan, dapat rampung dalam tiga bulan ke depan. Rencananya, Pemprov akan melakukan pemotongan satu tiang monorel setiap malam.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa proses eksekusi akan dilakukan oleh Dinas Binamarga DKI Jakarta pada malam hari hingga dini hari, guna menghindari kepadatan lalu lintas.
“Jadwal pengerjaannya dari pukul 23.00 hingga 05.00 pagi. Saat pemotongan, besi tiang tidak akan jatuh ke jalur lambat, melainkan dialihkan ke jalur cepat,” ujar Syafrin di hadapan awak media.
Ia menambahkan, pihaknya akan menerapkan pengaturan arus selama proses pemotongan berlangsung, ditambah dengan penjagaan dari Satpol PP dan petugas terkait.
“Misalnya, ruas ini (Depan Halte Setiabudi) akan ditutup, ujungnya juga kami tutup. Otomatis, jalur cepat bisa dialihkan ke jalur lambat, dan seterusnya hingga Simpang Gatot Subroto,” jelasnya.
Selain itu, Syafrin menyebutkan bahwa berdasarkan hasil asesmen setelah pembongkaran tiang monorel dan penataan jalan di Rasuna Said, akan ada penambahan satu lajur cepat untuk meringankan beban arus lalu lintas di kawasan ini.
“Dengan adanya lajur cepat tambahan dan penghilangan median pemisah, kinerja jaringan jalan di Rasuna Said diperkirakan meningkat sekitar 18 persen,” imbuhnya.
Editor: Redaksi TVRINews
