
Sudin LH Jakbar Bersihkan 187 Ton Sampah Pascagenangan Kembangan
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Sampah akibat luapan Kali Mookervart diangkut dalam satu hari dengan puluhan personel dan armada.
Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat membersihkan 187 ton sampah pascagenangan di sepanjang Jalan Kembangan Baru, Kecamatan Kembangan. Pembersihan dilakukan setelah genangan akibat luapan Kali Mookervart surut.
Kepala Suku Dinas LH Jakarta Barat, Achmad Hariadi, mengatakan penanganan sampah dilakukan segera guna mencegah dampak lanjutan bagi lingkungan dan aktivitas warga.
“Kami langsung mengerahkan puluhan personel beserta armada untuk menangani permasalahan sampah di lokasi,” ujar Hariadi, Senin, 26 Januari 2026.
Kerahkan Armada dan Personel
Untuk mempercepat pengangkutan, Sudin LH Jakarta Barat mengerahkan lima unit truk besar, dua dump truck, serta dua kendaraan pikap. Seluruh armada dikerahkan selama delapan jam kerja.
Hariadi menjelaskan, sampah yang diangkut didominasi material yang terbawa arus genangan, mulai dari sampah plastik hingga perabotan rumah tangga.
“Jenis sampahnya beragam, seperti kasur, lemari, sofa, meja, rak, lampu, hingga tatakan kulkas,” jelasnya.
Target Tuntas dalam Sehari
Menurut Hariadi, pihaknya menargetkan seluruh tumpukan sampah di lingkungan warga dapat diangkut tuntas dalam satu hari.
“Kami targetkan sekitar 187 ton sampah dapat terangkut hari ini,” terangnya.
Warga Apresiasi Petugas
Salah seorang warga Kembangan, Gino (60), mengatakan tumpukan sampah mulai terbawa masuk ke permukiman sejak genangan terjadi pada Jumat lalu.
“Warga bersama petugas sudah membersihkan dan mengumpulkan sampah di sepanjang jalan sambil menunggu diangkut,” ujarnya.
Gino menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan pascagenangan.
“Alhamdulillah sekarang sudah diangkut, jadi tidak bau dan tidak mengganggu aktivitas warga,” tandasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
