
RS Polri: Bocah Korban Penganiayaan Derita Gizi Buruk dan Anemia Berat
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes Erwin Zainul Hakim mengatakan, jika ‘M’ (7) yang merupakan seorang anak perempuan korban penganiayaan dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan telah mengalami gizi buruk.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa kondisi medis serius, antara lain patah tulang pada lengan kanan, dugaan infeksi tulang, gizi buruk, anemia berat dan bekas luka bakar di area wajah," kata dia
Tak hanya itu, ada sebanyak enam orang dokter diterjunkan untuk menangani ‘M’ (7).
"Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, atas arahan pimpinan telah menyiapkan hampir enaml dokter secara berkolaborasi, untuk perawatan ini bisa maksimal," ungkapnya
Kendati demikian, ia enggan merinci enam dokter tersebut. Namun, ia menerangkan, jika pengerahan tim dokter tersebut merupakan salah satu cara penanganan maksimal kepada korban yang kini dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
Baca Juga: 6 Dokter Dikerahkan Tuk Tangani Bocah Korban Penganiayaan di Kebayoran Lama
"Upaya maksimal yang kita bisa berikan adalah sekarang dari perawatan intensive di PICU," kata Erwin.
Dikesempatan berbeda, Kaba Humas RS Polri Kramat Jati, AKBP Firdaus, mengatakan, jika M telah dijadwalkan akan menjalani operasi pada bagian lengan kanannya yang mengalami patah tulang.
“Rencana operasi tulang lengan kanan oleh dokter Zarkasih. Saat ini pasien masih berada di ruang operasi,” ujarnya.
Selain itu, ia menerangkan jika saat ini kondisi M saat ini mulai menunjukkan perkembangan, salah satunya adalah meningkatnya kadar hemoglobin dalam darah.
“Alhamdulillah sudah ada perkembangan. Hemoglobin awal 5, sekarang sudah naik jadi 9,” tambahnya.
Editor: Redaktur TVRINews
