
6 Dokter Dikerahkan Tuk Tangani Bocah Korban Penganiayaan di Kebayoran Lama
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes Erwin Zainul Hakim mengatakan, jika saat ini pihaknya telah mengerahkan sebanyak enam orang dokter untuk menangani ‘M’ (7) yang merupakan seorang anak perempuan korban penganiayaan dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, atas arahan pimpinan telah menyiapkan hampir enaml dokter secara berkolaborasi, untuk perawatan ini bisa maksimal," kata dia.
Kendati demikian, ia enggan merinci enam dokter tersebut. Namun, ia menerangkan, jika pengerahan tim dokter tersebut merupakan salah satu cara penanganan maksimal kepada korban yang kini dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
"Upaya maksimal yang kita bisa berikan adalah sekarang dari perawatan intensive di PICU," kata Erwin.
Sebelumya, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati, Jakarta Timur membeberkan kondisi terkini MK (7), seorang anak yang diduga menjadi korban kekerasan oleh orang tuanya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I, Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim mengatakan, pada pemeriksaan awal korban mengalami kondisi yang cukup serius.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tim medis menemukan sejumlah kondisi serius,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 14 Juni 2025.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika korban mengalami patah tulang di lengan kanan, dugaan infeksi pada tulang, gizi buruk, anemia berat, serta luka bakar di bagian wajah.
“Saat ini, pasien masih dalam pemantauan intensif oleh tim medis rumah sakit,” ungkapnya
Diketahui, MK dirujuk dari RSUD Kebayoran Lama pada Kamis, 12 Juni 2025 lalu. Dimana, saat ditemukan MK dalam kondisi dehidrasi dan mengalami luka akibat benda tajam.
Editor: Redaktur TVRINews
