
dok. Pemprov DKI
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Sebanyak 57 umat muda Katolik menggelar aksi teatrikal tablo perjalanan sengsara Yesus Kristus di Gereja Santo Robertus Bellarminus sebagai bagian dari rangkaian perayaan Paskah 2026.
Pertunjukan yang berlangsung sekitar 2,5 jam ini berjalan khidmat dan sarat emosi. Para pemeran menampilkan rangkaian kisah sengsara Yesus, mulai dari penangkapan, proses pengadilan, pembebasan Barabas, pemahkotaan duri, hingga perjalanan memanggul salib menuju Golgota.
Suasana haru terasa selama pementasan berlangsung. Sejumlah jemaat tampak meneteskan air mata, terutama saat adegan penyaliban hingga momen Bunda Maria memangku jenazah Yesus.
Romo Paroki, Paulus Andri Astanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi menjadi sarana pendalaman iman bagi umat.
“Teatrikal sengsara Yesus menjadi pengingat akan kasih Allah yang begitu besar kepada manusia melalui pengorbanan Putra-Nya,”kata Paulus dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.
Ia menjelaskan, visualisasi Jalan Salib ini merupakan hasil kolaborasi antara panitia Paskah dan Orang Muda Katolik (OMK) untuk membantu umat mempersiapkan batin menjelang Jumat Agung melalui perenungan kisah penderitaan Yesus Kristus.
“Kami mengapresiasi para pemuda yang telah menampilkan pertunjukan dengan penuh penghayatan,” tambahnya.
Salah seorang jemaat, Neri Iman, mengaku sangat tersentuh dengan penampilan para pemeran. Menurutnya, teatrikal tersebut membantu umat memahami makna pengorbanan, kasih, dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari.
“Penghayatan para pemeran sangat menyentuh dan membuat kami lebih merenungkan arti pengorbanan,” ungkap Neri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan di Paroki Cililitan dalam rangka menyambut Jumat Agung dan memperdalam refleksi iman umat Katolik menjelang Paskah.
Editor: Redaktur TVRINews
