Penulis: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Probolinggo
Sebuah patung Ganesha yang berada di bibir kawah Bromo dilaporkan hilang sejak beberapa hari kemarin. Dari hasil penyelidikan polisi disimpulkan bahwa patung Ganesha yang terbuat dari semen tersebut jatuh ke kawah Bromo akibat faktor alam.
Patung ganesha ini sengaja dipasang oleh masyarakat suku Tengger sejak 2012. Selain sebagai tempat pemujaan, altar patung Ganesha ini juga sebagai wadah tumpukan sesaji.
Namun sejak 17 Mei 2023, patung yang terbuat dari semen cor ini dilaporkan hilang. Selain langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.
Baca Juga: Merusak Ekosistem Laut Warga Desa Gersik Putih Usir Paksa Pekerja Reklamasi Pantai
Hasilnya, polisi menemukan kain putih dan kuning yang selama ini menjadi pengikat patung Ganesha. Kain ini ditemukan tergeletak di bibir kawah bagian dalam.
Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi saat berada di kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Dusun Cemoro Lawang mengatakan, dari hasil penyelidikan dapat disimpulkan bahwa patung Ganesha tersebut bukan hilang atau dicuri orang, melainkan jatuh ke dalam kawah akibat faktor alam.
“Beberapa hari ini kondisi angin cukup ekstrim dan kencang sehingga hal tersebut Kami belum bisa mencari patungnya karena kondisinya cukup terjal dan langsung masuk ke dalam kawahnya.”, ujar AKBP Teuku.
Sementara itu, Sutomo selaku paruman dukun pandita memastikan masyarakat suku Tengger akan tetap tenang dengan segala situasi saat ini.
“Segala hal tentang kebaikan dan keburukan yang dilakukan manusia akan dikembalikan kepada Sang Maha Pencipta sebagai penguasa alam semesta.”, ungkap Sutomo.
Baca Juga: Kodam XII/Tanjungpura Terima Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 10/Bradjamusti, Kostrad
Selanjutnya, pihaknya telah mendatangkan patung Ganesha yang baru dan rencananya akan dipasang di tempat yang sama menjelang Hari Raya Yadnya Kasada pada awal Juni mendatang.
Untuk menghindari kejadian serupa bakal terulang, patung Ganesha yang baru nanti bakal dipasang di bangunan altar yang lebih kokoh, sehingga aman dari terpaan angin kencang ataupun gejala alam lainnya.
Editor: Redaktur TVRINews
