Penulis: Darius Tarigan
TVRINews, Kalbar
Pengamanan wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia di Kalimantan Barat memasuki masa pergantian. Untuk itu, Kodam XII/Tanjungpura melaksanakan upacara penerimaan anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 10/Roket, Divisi I Kostrad.
Upacara dipimpin oleh Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan di lapangan Tidayu Kodam XII/Tanjungpura, Senin 22 Mei 2023.
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 10/Roket akan bertugas di Sektor Timur perbatasan Indonesia - Malaysia yang meliputi dua Kabupaten, yakni Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu.
Baca Juga : Mario Dandy Hingga Kini Tak Tahu Kasus yang Menjerat Ayahnya
Pengamanan wilayah perbatasan ini akan dilakukan selama dua belas bulan, dan menempati sejumlah pos pengamanan yang ada di wilayah perbatasan negara.
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan menegaskan, Satgas Pamtas yang akan melaksanakan tugas di perbatasan harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
Dalam penugasan dilakukan juga pembinaan teritorial dan komunikasi sosial selain itu tugas utama yakni mengamankan patok batas negara sebanyak 2.410 patok batas di sepanjang 230 kilometer.
"Tugasnya melanjutkan tugas-tugas dari Satgas Pamtas sebelumnya yakni melaksanakan pengamanan perbatasan di Sektor Timur dari upaya pihak tertentu yang akan mengancam kedaulatan NKRI serta mencegah terjadinya kegiatan yang melawan hukum seperti, ilegal logging, Human Trafficking, ilegal entry, Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta penyelundupan Narkoba", kata Pangdam XII/Tanjungpura.
Diakhir arahannya, Pangdam XII/Tanjungpura kembali menegaskan agar seluruh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia menjaga harga diri keluarga, kehormatan satuan, menjaga nama baik TNI dan menjaga kedaulatan negara.
Dikatakan, komunikasi secara berjenjang kepada satuan Komando atas melalui Dansatgas, agar dilakukan secara rutin untuk keberhasilan dalam penugasan.
"Kehadiran Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 10/Bradjamusti - Kostrad, harus dapat dirasakan oleh masyakarat ditempat penugasan. Ini adalah bentuk kehadiran TNI ditengah-tengah masyarakat, khususnya wilayah perbatasan", lanjutnya.
Ditambahkannya bahwa, komunikasi yang terjalin dengan pemerintah negara Malaysia sudah bagus. Sehingga melalui Satgas Pamtas ini agar tetap dipertahankan dan ditingkatkan.
Baca Juga : Sebut Sumpah dan Janji Setia, Ivar Jenner dan Rafael Struick Resmi Jadi WNI
Editor: Redaktur TVRINews
