Penulis: Dicky Zulkarnain
TVRINews, Samarinda
Samarinda menjadi kota yang pertama di Indonesia yang menjadi lokasi implementasi proyek adaptasi perubahan iklim yang didanai adaptation fund yang berbasis di United State of America.
Melalui proyek ini akan dikembangkan tipologi baru ruang publik akan membentuk semacam dukungan infrastruktur bagi masyarakat lokal yang menghadapi kompleksitas dan tantangan perubahan iklim yang akan segera terjadi.
“Lokasi yang di siapkan di bantaran Sungai Karang Mumus yang berlokasi di Pasar Segiri yang dipilih sebagai tempat pembangunan ruang publik tersebut,” kata Wali Kota Samarinda Andi Harun.
Baca Juga: Bea Cukai Bengkulu Musnahkan 4 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 4 Miliar
Kepala Bagian Kerjasama Sekretaris Pemerintah Kota Idfi mengatakan Kota Samarinda selain menerima manfaat pembangunan juga akan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Studi Ketahanan Iklim dan Kota atau PSKIK Untag Surabaya Retno Hastianti mengatakan terpilihnya Samarinda dari 7 kota yang diajukan karena potensi pengembangannya.
“Serta menjadi salah satu yang mampu menyangga IKN Nusantara, diharapkan kedepannya Kota Samarinda akan menjadi role model kota-kota penyangga IKN Nusantara dalam mengadaptasi perubahan iklim,” ucap Retno Hastianti.
Editor: Redaktur TVRINews
