
Foto: Ilustrasi TVRINews.com
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
BPBD DKI Jakarta melaporkan 39 RT terdampak luapan air dengan ketinggian hingga 1,5 meter akibat hujan intensitas tinggi
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah ibu kota sejak Sabtu 7 Maret 2026 Malam hingga Minggu 8 Maret 2026 pagi memicu genangan signifikan di sejumlah titik strategis.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 13 ruas jalan utama dan 39 Rukun Tetangga (RT) terendam air.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, pada laman Resminya mengonfirmasi bahwa kondisi ini merupakan dampak langsung dari cuaca ekstrem yang melanda Jakarta dan wilayah penyangganya.
"Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu sampai dengan Minggu," ujar Yohan.
Pemetaan Wilayah Terdampak
Berdasarkan data terkini, konsentrasi genangan terbesar berada di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Ketinggian air dilaporkan sangat variatif, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai titik terdalam 1,5 meter.
Di Jakarta Barat, sebanyak 19 RT terdampak, dengan Kelurahan Sukabumi Selatan mencatat ketinggian air hingga 120 cm. Sementara itu, kondisi di Jakarta Selatan mencakup 20 RT, di mana Kelurahan Pela Mampang menjadi titik paling kritis.
"Di Kelurahan Pela Mampang terdapat satu RT yang terendam banjir hingga 1,5 meter," tambah Yohan, menekankan seriusnya luapan air di kawasan tersebut.
Infrastruktur Jalan yang Terganggu
Selain pemukiman warga, akses mobilitas di 13 ruas jalan juga mengalami hambatan. Jalan protokol seperti Jl. Daan Mogot dan Jl. Kapten Pierre Tendean masuk dalam daftar wilayah yang tergenang dengan ketinggian air antara 10 hingga 120 cm.
Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengguna jalan yang melintas pada Minggu pagi ini.
Daftar jalan terdampak meliputi:
• Jakarta Barat : Jl. Srengseng Raya, Jl. Daan Mogot (KM 13, Depan Victoria, dan Halte Taman Kota), Jl. Perumahan Green Garden, serta Jl. Meruya Selatan.
• Jakarta Selatan : Jl. Kapten Pierre Tendean, Jl. Cileduk Raya (Seskoal, Kolong ITC, dan Pom Bensin Shell), Jl. Bintaro Permai Raya, Jl. Beo, dan Jl. Swadarma Raya.
Respon Darurat dan Mitigasi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan tim lintas sektoral untuk memitigasi dampak banjir.
Personel BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air secara intensif guna memastikan saluran drainase berfungsi optimal.
Pihak otoritas mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati. Dalam keadaan darurat, segera hubungi layanan 112 yang beroperasi 24 jam dan bebas biaya," pungkas Yohan.
Editor: Redaksi TVRINews
