
Foto: Ilustrasi - Masyarakat Tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.000 pendatang baru telah tiba di Ibu Kota dalam kurun waktu enam hari pascalibur Lebaran 2026. Data tersebut dihimpun sejak tanggal 25 hingga 30 Maret 2026.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengonfirmasi bahwa angka tersebut merupakan hasil pemantauan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di lapangan.
"Kalau melihat perkembangan hasil Pelayanan Adminduk dari tanggal 25 Maret sampai dengan 30 Maret 2026, sudah mencapai 1.000 jiwa pendatang baru pascalibur Lebaran 2026," ujar Denny di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.
Meski angka kedatangan mulai terlihat, Denny memprediksi total jumlah pendatang ke Jakarta tahun ini akan mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tren penurunan ini sejatinya telah terpantau selama tiga tahun terakhir.
Menurut Denny, setidaknya ada tiga faktor utama yang menyebabkan masyarakat mulai enggan atau menunda rencana untuk mengadu nasib ke Jakarta:
1. Pemerataan Ekonomi di Daerah
Saat ini, pertumbuhan ekonomi tidak lagi hanya berpusat di Jakarta. Banyak wilayah di luar Jakarta yang mulai mengembangkan sentra industri sendiri.
"Sejumlah wilayah telah memiliki sentra industri yang mampu menyerap tenaga kerja, sehingga masyarakat tidak lagi harus datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan," jelas Denny.
2. Perubahan Pola Pikir dan Kebutuhan Keterampilan
Seiring transformasi Jakarta menjadi kota global, standar kualifikasi tenaga kerja pun semakin meningkat.
Calon pendatang kini mulai menyadari bahwa bertahan hidup di Jakarta memerlukan kompetensi dan keterampilan khusus, bukan sekadar bermodal keberanian atau "nekat".
3. Ketidakpastian Tempat Tinggal
Faktor kesiapan hunian juga menjadi pertimbangan serius. Banyak warga daerah yang memilih menunda keberangkatan karena belum memiliki kepastian akan tinggal di mana setibanya di Jakarta.
Layanan Jemput Bola di Bulan April
Pihak Dukcapil DKI Jakarta masih akan terus memantau perkembangan data pendatang hingga akhir April 2026. Sebagai langkah proaktif, jajaran Dukcapil akan menggelar kegiatan "Jemput Bola" pelayanan Adminduk di tingkat RW.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 29 April 2026, melibatkan Suku Dinas Kota/Kabupaten, Sektor Kecamatan, hingga Satuan Pelaksana Kelurahan.
"Kami akan bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan, Kelurahan, serta pengurus RT/RW setempat untuk memastikan seluruh warga, termasuk pendatang baru, terdata dan mendapatkan layanan kependudukan yang memadai," pungkas Denny.
Editor: Redaktur TVRINews
