Penulis: Yaser Tuarita
TVRINews, Maluku
Kerja keras kelompok tani PKK Karya Mandiri di Dusun Tanah Goyang Desa Lokki nampaknya tidak membuahkan hasil lantaran curah hujan tinggi yang terjadi beberapa pekan terakhir ini.
Tujuh ribuan anakan kol yang mereka tanam di kebun tidak dapat dipanen lantaran membusuk pada bagian batang akibat terendam banjir yang menggenangi area kebun dalam beberapa hari terakhir.
Keadaan ini yang membuat para anggota kelompok tani terpaksa mengambil hasil tanaman sebelum masa panen yang masih layak untuk di konsumsi.
“Iya hampir 700 anakan kol , tapi karena terkena hujan kolnya itu jadi rusak, jadi waktu belum panen sudah kita panen , dia rusak, busuk batang, dimakan hama, jadi belum waktunya panen sudah kita panen” ucap Santi selaku Koordinator Pemasaran Kelompok PKK Karya Mandiri.
Tanaman kol yang dikembangkan kelompok Tani Pkk Karya Mandiri ini sudah berjalan 8 bulan terakhi. Awal penanaman tidak dijumpai masalah mengingat keadaan cuaca yang masih toleran.
Namun di musim ketiga masa tanam, petani dihadapkan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Apalagi dalam sepekan terakhir curah hujuan tinggi terus terjadi yang membuat tanaman tidak berkembang dengan baik dan akhirnya membusuk.
Pembusukan batang tanaman kol ini yang membuat petani dusun akhirnya tidak bisa mengambil hasilnya.
Editor: Redaktur TVRINews
