
Foto: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Sterilisasi kawasan pesisir ditargetkan rampung lima hari ke depan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA), bekerja sama dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, berhasil mengangkut sebanyak 137 ton sampah dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru, Jakarta Utara.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan peningkatan intensitas setiap harinya.

Pada hari pertama, kata Asep, petugas mengangkut 35 ton sampah, meningkat 25 ton pada hari kedua, dan melonjak menjadi 77 ton pada hari ketiga, Minggu, 18 Januari 2026.
“Pada hari ketiga, kami memperkuat penanganan dengan 100 petugas kebersihan, 12 unit ponton, tujuh truk kecil, enam truk besar, dua excavator, serta dua perahu karet. Penanganan juga dibantu alat pendukung seperti APD, serokan sampah, cangkrang, dan kontainer,” ujar Asep dalam keterangan tertulis, Senin, 19 Januari 2026.
Metode Sekatan HDPE dan Bambu Percepat Pengangkutan
DLH menerapkan metode khusus berupa pemasangan sekatan dari material High-Density Polyethylene (HDPE) dan bambu. Sekatan ini berfungsi menahan pergerakan sampah agar tidak menyebar ke perairan lebih luas, sekaligus mempermudah proses pengumpulan dan pemuatan ke armada angkut.
“Ke depan, kami akan memperkuat sekatan secara permanen di seluruh zona serta menyiapkan armada cadangan, terutama saat terjadi hujan. Target kami, sterilisasi kawasan Muara Baru selesai dalam lima hari dengan total sampah diperkirakan melebihi 200 ton,” tambah Asep.
Imbauan Partisipasi Masyarakat
Asep menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan perairan dan pesisir Jakarta.
"Sampah yang masuk ke laut dan saluran air tidak hanya mencemari lingkungan tetapi juga memperberat upaya penanganan dan berpotensi menimbulkan dampak lanjutan," ujarnya.
Asep menambahkan, menjaga kebersihan perairan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberlanjutan lingkungan pesisir Jakarta.
Editor: Redaksi TVRINews
