
Foto : Ilustrasi (TVRINews.com)
Penulis: Rivaldy Hapili
TVRINews, Bone Bolango
Angka putus sekolah di Kabupaten Bone Bolango, Sulawesi Utara terus meningkat. Data tahun 2020 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango menyebutkan ada 17 siswa sekolah dasar dan 13 siswa sekolah menengah pertama yang putus sekolah.
Kepala Seksi Peserta Didik Kurikulum Penilaian dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Jalaluddin mengatakan, kondisi ini diduga dipengaruhi pandemi Covid-19. Banyak siswa diliburkan dan menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh.
“Selain itu, angka putus sekolah di Bone Bolango juga dipengaruhi oleh lingkungan siswa yang tidak mendukung aktivitas sekolah, serta memilih berhenti sekolah untuk membantu perekonomian keluarga,” kata Jalaluddin kepada TVRINews.com, Selasa (12/7/2022).
Jalaluddin menjelaskan pada tahun 2021, jumlah angka putus sekolah di Bone Bolango kembali meningkat, tercatat ada 9 siswa SD dan 31 siswa SMP putus sekolah.
“Penyebabnya sama, para siswa yang menggunakan sistem pembelajaran online seringkali terhambat karena kuota internet, gangguan internet, bahkan kurangnya fasilitas pendukung untuk tetap mengikuti pembelajaran di sekolah, sehingga banyak mereka yang memilih untuk berhenti sekolah dan mencari pekerjaan,” ujar Jalaluddin.
Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara intens melakukan sosialisasi ke masyarakat akan pentingnya pendidikan untuk kesejahteraan hidup. Upaya ini untuk mengatisipasi bertambahnya angka putus sekolah serta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga melakukan kerja sama dengan pihak terkait untuk melaksanakan program pendidikan paket A dan B, bagi mereka yang putus sekolah.
Editor: Redaktur TVRINews
