
Foto: Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau masyarakat yang mudik dan berniat mengajak sanak saudara ke Jakarta setelah Lebaran agar tidak memberikan harapan yang tidak pasti terkait pekerjaan di ibu kota.
“Nanti kalau mau pulang kampung, atau pulang ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja. Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta,” ujar Pramono di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi semua orang. Ia memastikan pemerintah tidak akan menggelar operasi yustisi terhadap pendatang baru.
“Jakarta terbuka bagi siapa saja. Saat kembali ke Jakarta, tentunya sebagai Pemerintah DKI Jakarta kami mengharapkan siapapun yang akan kembali dan masuk Jakarta, Jakarta terbuka,” tambahnya.
Meski begitu, Gubernur mengingatkan kehidupan di Jakarta menuntut kerja keras dan keterampilan agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup.
“Karena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu. Dan kami sudah memutuskan tidak akan ada operasi yustisi. Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja” jelas Pramono.
Lebih lanjut, Pramono berpesan kepada pemudik untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama perjalanan.
Editor: Redaksi TVRINews
