
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah selama dua hari pada momentum Idulfitri.
Kebijakan ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai upaya mempermudah mobilitas warga sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang lebih meriah di ibu kota.
Pramono mengatakan, kebijakan tersebut berlaku pada hari H dan H+1 Idulfitri untuk seluruh moda transportasi publik milik Pemprov DKI Jakarta, seperti Jakarta MRT, LRT Jakarta, TransJakarta, JakLingko, hingga layanan Mikrotrans.
“Saya sudah memutuskan, untuk menyambut Idulfitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta digratiskan,” kata Pramono dalam keterangan yang diterima tvrinews.com, Selasa, 17 Maret 2026.
Meski digratiskan, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik dengan tarif Rp1. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik tetap berjalan.
Selain transportasi, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Beberapa lokasi wisata yang dapat diakses tanpa biaya antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan Monumen Nasional.
“Bagi ibu-ibu yang anaknya memegang KJP, masuk Ancol, Ragunan, Monas, kami gratiskan” ujarnya.
Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta mengusung konsep “Mudik ke Jakarta” pada perayaan Idulfitri tahun ini. Program tersebut ditujukan bagi warga yang tidak melakukan perjalanan mudik agar tetap dapat menikmati suasana Lebaran di Jakarta.
Sebagai bagian dari program tersebut, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menghadirkan festival diskon hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur Lebaran.
“Pemprov DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajak pusat perbelanjaan dan perhotelan. Nantinya kita akan menggelar pesta diskon hingga 70 persen,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah tetap menyelenggarakan program mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman. Tahun ini, jumlah peserta meningkat menjadi lebih dari 30.000 pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan lebih dari 750 bus.
Untuk menyemarakkan malam takbiran, Pemprov DKI Jakarta juga berencana menggelar kegiatan Car Free Night serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.
“Kita memberikan ruang seluas-luasnya. Mudah-mudahan Idulfitri ini memberikan kesan yang mendalam bagi siapa pun yang merayakannya,” kata Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Acara tersebut turut diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Pemprov DKI Jakarta juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat, unsur DPRD Provinsi DKI Jakarta, serta warga Jakarta Barat atas peran mereka dalam menjaga kerukunan dan kehidupan sosial yang harmonis di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, Pramono mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di tengah dinamika global serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan.
“Kami mengajak masyarakat Jakarta untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi. Dengan suasana kota yang aman dan kondusif, kita berharap Jakarta menjadi kota yang tertib, rukun, dan nyaman bagi seluruh warganya,” pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
