
Sidak Flyover Pesing, DPRD DKI Temukan Drainase Tersumbat
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Flyover Pesing, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dimana, sidak tersebut dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait kondisi jalan di kawasan tersebut.
Dalam sidaknya, didapati sejumlah lubang di badan jalan flyover serta banyak tali air yang tidak berfungsi. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan genangan air dan membahayakan pengguna jalan.

“Saya menemukan banyak tali air yang sudah tak berfungsi. Jadi tali air ini kan fungsi utamanya untuk membuang air hujan supaya tak menggenangi jalan layang, tetapi saya lihat di sini tali airnya tertutup oleh tanaman liar,” tutur dia kutip Jumat, 6 Februari 2026.
Kent juga menilai apabila lubang-lubang itu terus dibiarkan, maka berisiko besar memicu kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Tentu ini sangat membahayakan, bisa menjadi penyebab kecelakaan kalau terus dibiarkan,” ujar Kent.
Atas temuannya itu, Kent langsung menghubungi Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk segera menindaklanjuti perihal temuannya di lapangan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jakarta atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Jakarta. Saya segera meminta kepada Dinas Bina Marga DKI untuk menyelesaikan perbaikannya secepatnya,” ucap Kent.
Sementara itu, Ketua Sub Kelompok Pemeliharaan Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Benny Situmorang yang datang ke lokasi menyampaikan, kerusakan jalan di Flyover Pesing disebabkan karena tingginya curah hujan.
Benny juga mengamini bahwa genangan air kerap mengendap di sepanjang jalan layang karena adanya penyumbatan pada saluran pembuangan air.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Jakarta. Kami akan segera melakukan perbaikan jalan yang rusak akibat curah hujan tinggi. Tidak hanya di jalan layang ini, tetapi juga di titik-titik lain. Ke depan, masyarakat juga dapat melaporkan jika menemukan jalan rusak,” ujar Benny.
Editor: Redaksi TVRINews
