Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Tangerang
Banjir kembali merendam kawasan Perumahan Ciledug Indah 1, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, akibat luapan Kali Angke, Selasa (8/7/2025) dini hari.
Akibatnya, hingga Selasa (8/7/2025) pagi hari genangan air di dalam komplek Ciledug Indah I telah mencapai sepinggang orang dewasa, dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Ketua RW 06 Ciledug Indah, Yuli Suanto, menyebut wilayahnya menjadi titik terdampak paling parah. Sedikitnya tujuh RT tergenang air, dengan sekitar 800 jiwa dari 210 KK terdampak langsung.
“Kondisi air masih stuck, belum ada penurunan. Ini seperti siklus tahunan yang tak kunjung ada solusi permanen,” ujar Yuli.
Warga yang sudah terbiasa menghadapi banjir mulai mengevakuasi kendaraan dan barang-barang berharga sejak tengah malam, khawatir genangan akan terus meningkat. Hujan di wilayah hulu Kali Angke menambah kekhawatiran warga terhadap potensi banjir susulan.
Meski tidak menelan korban, banjir ini mengganggu aktivitas warga dan berisiko menimbulkan kerugian material.
Yuli menegaskan bahwa pihak RT dan RW telah berkoordinasi dengan BPBD serta Dinas PUPR Kota Tangerang. Namun, ia berharap ada langkah konkret jangka panjang untuk menuntaskan persoalan banjir tahunan yang selalu menghantui kawasan Ciledug Indah.
“Setiap tahun, kami selalu menghadapi hal yang sama. Saat darurat, bantuan datang, tapi setelah itu tak ada kelanjutan. Warga butuh solusi jangka panjang, bukan respons sesaat,” tegasnya.
Petugas BPBD dan relawan telah disiagakan di lokasi, namun warga berharap langkah yang diambil pemerintah tak hanya bersifat tanggap darurat, melainkan juga preventif dan struktural, seperti pelebaran kali, normalisasi saluran, atau pembangunan tanggul.
Baca juga: RI Ciptakan Dialog dan Upaya Damai Kroasia
Editor: Redaksi TVRINews
