TVRINews, Jakarta
Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional DKI Jakarta terpantau bervariasi pada Kamis, 5 November 2026. Kenaikan harga terjadi pada cabai merah keriting dan minyak goreng kemasan bermerk, sementara beberapa komoditas lainnya tercatat stabil.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga cabai merah keriting mencapai Rp72.450 per kilogram. Harga tersebut naik 7,17 persen atau Rp4.850 dibandingkan sebelumnya.
Sementara itu, harga cabai merah besar tercatat Rp63.050 per kilogram atau turun 6,32 persen. Cabai rawit hijau dijual Rp60.200 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah mencapai Rp73.150 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp38.550 per kilogram. Adapun bawang putih ukuran sedang berada di level Rp43.950 per kilogram.
Pada komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp15.000 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.300 per kilogram. Sementara itu, beras medium I dijual Rp17.050 per kilogram dan medium II Rp16.200 per kilogram.
Adapun beras kualitas super I mencapai Rp21.350 per kilogram, sedangkan kualitas super II sebesar Rp17.800 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp38.850 per kilogram. Daging sapi kualitas I dijual Rp154.300 per kilogram dan kualitas II Rp145.950 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras segar mencapai Rp24.850 per kilogram, turun 3,31 persen atau Rp850.
Di sisi lain, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.400 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.700 per kilogram. Harga minyak goreng curah berada di level Rp22.300 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerk I dijual Rp22.950 per kilogram dan kemasan bermerk II Rp23.200 per kilogram. Harga minyak goreng kemasan bermerk II tercatat naik 0,77 persen atau Rp150.









