
Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mendorong percepatan transformasi Bank Jakarta agar menjadi bank pembangunan daerah yang modern, adaptif, dan berdaya saing global.
Hal tersebut disampaikan Rano saat menghadiri kegiatan Employee Gathering bertajuk "Hari Bersama Bank Jakarta" dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bank Jakarta yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Minggu, 26 April 2026.
Rano menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) dan budaya kerja yang solid menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan Bank Jakarta secara berkelanjutan.
"Hari ini kita bisa berkumpul dengan 6.000 orang. Saya sangat yakin, tahun depan jumlahnya akan bertambah, minimal menjadi 7.000 orang, karena insyaallah Bank DKI akan terus berkembang," ujar Rano dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendukung penguatan infrastruktur Bank Jakarta, termasuk rencana pembangunan kantor pusat (head office) yang representatif.
"Insyaallah Bank DKI akan memiliki head office yang luar biasa. Mudah-mudahan bisa segera dibangun dan pada 2028 sudah dapat ditempati," ucapnya.
Menurut Rano, kegiatan Employee Gathering yang diikuti ribuan karyawan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam mendorong transformasi perusahaan.
Ia menilai, memasuki usia ke-65 tahun, Bank Jakarta telah menunjukkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi di tengah berbagai tantangan. Hal tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh insan perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.
Kemudian, Rano juga menyoroti peran strategis Bank Jakarta di tengah pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,21 persen, dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 16,61 persen.
Selain itu, Bank Jakarta saat ini tengah memasuki fase akselerasi melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk 12 flame drivers sebagai penggerak transformasi untuk mencapai target laba bersih Rp1,001 miliar pada 2026.
"Saya percaya, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, Bank Jakarta akan mampu mencapai pertumbuhan perbankan yang sehat sekaligus memastikan keberlanjutan kinerja," tuturnya.
Lebih lanjut, Rano juga menekankan pentingnya penguatan budaya perusahaan melalui nilai EPICC (Excellent, Professional, Integrity, Customer-Focused, Collaborative) agar tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam keseharian.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung upaya transformasi Bank Jakarta melalui penguatan sinergi, inovasi, dan sikap adaptif seluruh jajaran.
"Pemprov DKI Jakarta terus mendukung upaya Bank Jakarta dalam mempercepat proses transformasi. Saya berharap seluruh jajaran terus menjaga semangat kolaborasi dan inovasi untuk menghadapi tantangan ke depan," ungkapnya.
Editor: Redaktur TVRINews
