TVRINews, Jakarta
Promosi Wisata dan Kerja Sama Ekonomi Kreatif Agresif di Xiamen serta Shanghai.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mengambil langkah agresif untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman). Pemprov DKI menggelar agenda Jakarta Sales Mission Pasar Tiongkok 2026 di dua kota strategis, yakni Xiamen dan Shanghai, pada 22 dan 25 Mei 2026.
Agenda strategis ini menjadi bagian dari partisipasi aktif Jakarta dalam ajang pariwisata internasional bergengsi, ITB China 2026, sekaligus kelanjutan dari kesuksesan program serupa yang dilaksanakan tahun lalu.
Langkah promosi ini didorong oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat Tiongkok sebagai penyumbang wisman tertinggi ke Jakarta pada tahun 2025 dengan total mencapai 227.000 kunjungan.
Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, memproeksikan lonjakan kunjungan tersebut akan kembali berulang pada periode libur sekolah dan musim panas di bulan Juli mendatang. Menurutnya, pasar Tiongkok memiliki potensi luar biasa dengan pertumbuhan outbound travelers tercepat di dunia.
“Jakarta Sales Mission ini adalah langkah konkret kami untuk berpromosi secara langsung, menangkap peluang investasi, serta memperkuat kerja sama ekonomi kreatif," ujar Andhika dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Andhika menyampaikan bahwa misi ini dirancang untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi leisure (liburan) dan bisnis utama di kawasan Asia Tenggara.
“Jakarta menawarkan ekosistem wisata yang lengkap, mulai dari wisata belanja, kuliner kaya rasa, budaya urban, lifestyle tourism, keindahan pantai, hingga fasilitas MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) berstandar internasional,” tambahnya.
Pendekatan Langsung untuk Bangun Kepercayaan Pasar
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menambahkan bahwa pendekatan langsung melalui sales mission dinilai sangat efektif.
Cara ini terbukti ampuh dalam membangun kepercayaan pasar serta memperluas jejaring dengan *outbound travel agent*, operator tur, hingga maskapai penerbangan di Tiongkok.
“Melalui sinergi ini, Pemprov DKI Jakarta optimistis dapat mendongkrak angka kunjungan wisman secara signifikan, menarik investasi baru di sektor parekraf, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” jelas Lucky.
Boyong 18 Pelaku Industri Pariwisata Unggulan
Guna memaksimalkan potensi kerja sama bisnis (B2B networking), Pemprov DKI Jakarta turut memboyong 18 pelaku industri pariwisata unggulan yang siap menawarkan paket wisata terbaik Jakarta. Berikut adalah daftar delegasi yang terlibat:
1. Sektor Perhotelan & Restoran: PHRI, Park Hyatt Jakarta, Plataran Indonesia, DoubleTree by Hilton Jakarta Diponegoro, Hotel Mulia Senayan, Aryaduta Hotels Group, Santika Indonesia Hotels & Resorts, Gran Melia Jakarta, dan Novotel Hotel Mangga Dua.
2. Sektor Travel Agent & Tour Operator: Nusaraya Tour and Travel, Nuansa Mandiri Tour, Satguru Travel, Panorama Destination, Dwidaya Tour, dan Universal Tour & Travel.
3. Destinasi Wisata & Aktivitas (PUTRI & APLGI): Jakarta Aquarium Safari, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Emeralda Golf Club.










