Penulis: Novika
TVRINews, Padang
Angkutan penumpang Kereta Api Divre II Sumatera Barat semakin meningkat. Itu terlihat dari jumlah pengguna kereta api di divisi regional II Sumatera Barat pada 2021 tercatat 642,827 penumpang, sedangkan tahun 2022 dari Januari sampai Oktober tercatat 1,140,767 penumpang.
Terkait mulai meningkatnya jumlah penumpang kereta api, pemerintah provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota menghendaki agar kereta api bisa beroperasi seperti komuter yang ada di Pulau Jawa.
Vice President PT. Kereta Api Indonesia Divisi Regional Ii Sumbar, Mohamad Arie Fathurrochman mengatakan, apa yang diharapkan oleh pemerintah daerah tersebut sudah diakomodir.
“Karena kereta api yang melayani rute Padang ke Bandara Internasional Minangkabau maupun ke arah Naras sudah berfungsi seperti komuter. Selain itu Kereta api Minangkabau ekspres ini bahkan satu-satunya kereta api bandara di Indonesia yang sering berhenti di setiap stasiun dan shelter,” kata Mohamad Arie Fathurrochman, Rabu (7/12/2022).
Baca Juga: Usulan Dana CSR Batu Bara Pemerintah Provinsi Jambi Hanya Disetujui Rp9 Miliar
Okupansi penumpang rute BIM saat ini juga mulai tumbuh lebih baik karena calon penumpang pesawat mulai memanfaatkan kereta api untuk menuju Padang ataupun Bandara Internasional Minangkabau.
“Berdasarkan data yang dimiliki PT KAI Diver II Sumatera Barat dulu lebih banyak penumpang untuk tujuan wisata namun saat ini mulai tumbuh penumpang pesawat yang memanfaatkan kereta api,” ucap Mohamad Arie.
PT KAI Diver II Sumatera Barat juga melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk terus meningkatkan okupansi penumpang dan minat masyarakat menggunakan kereta api.
“Mulai dari memberlakukan tiket khusus untuk penumpang dewasa yang berangkat secara rombongan. Dengan kondisi ini tidak hanya berdampak okupansi mulai meningkat, tetapi beban kendaraan di jalan juga mulai berkurang,” harap Mohamad Arie.
Editor: Redaktur TVRINews
