TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak para purna aktivis dan pengurus Gerakan Pramuka untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan dengan menjaga nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pengabdian.
Ajakan itu disampaikan Rano saat menghadiri Malam Ramah Tamah Temu Nasional Purna Aktivis dan Dewan Kerja Pramuka (Tenas PADK) ke-22 Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Rano yang juga menjabat Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta menilai, pertemuan nasional tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan pengabdian yang telah tumbuh melalui Gerakan Pramuka.
"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Jakarta sebagai tuan rumah Tenas PADK ke-22 Tahun 2026 ini. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk kembali menyambung silaturahim, bertukar cerita, dan mempererat persaudaraan yang telah tumbuh melalui perjalanan bersama dalam Gerakan Pramuka," ujar Rano dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ia menegaskan, perkembangan zaman tidak boleh menghilangkan nilai-nilai dasar kepramukaan yang menjadi landasan dalam membentuk karakter dan kepedulian sosial.
"Zaman boleh berubah, tetapi nilai-nilai dasar seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pengabdian harus tetap menjadi pegangan dan harus kita tingkatkan," tegasnya.
Dalam rangkaian Tenas PADK ke-22, para peserta juga diajak mengunjungi Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur yang memiliki nilai sejarah bagi pembinaan Gerakan Pramuka. Peserta turut mengunjungi sejumlah destinasi di Jakarta, antara lain Pantai Indah Kapuk, Monumen Nasional, Agora Sky Garden, dan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.
Menurut Rano, kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan Jakarta menuju kota global yang tetap menjaga warisan sejarah, budaya, dan identitas lokal. Hal ini sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka untuk mempertahankan nilai-nilai luhur di tengah perubahan zaman.
Penyelenggaraan Tenas PADK ke-22 juga bertepatan dengan peringatan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober. Dalam momentum tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat dan tokoh adat dari berbagai daerah.
Rano pun mengajak para peserta untuk turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Kebudayaan Nasional, termasuk kegiatan bersama para raja dan sultan Nusantara di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu 18 Oktober 2026 pukul 05.30 WIB.
Ia berharap Tenas PADK ke-22 tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas dan mendorong kontribusi nyata para purna aktivis serta pengurus Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.
"Semoga seluruh rangkaian Tenas PADK ke-22 Tahun 2026 berjalan dengan lancar dan membawa kebahagiaan serta semangat baru untuk terus berkarya bagi Gerakan Pramuka dan masyarakat," ungkapnya.










