TVRINews, Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau pelanggan kereta api jarak jauh (KAJJ) agar tiba di stasiun setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Imbauan ini bertujuan memberikan waktu yang cukup bagi pelanggan untuk menjalani proses boarding dan menuju kereta tanpa terburu-buru.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, pelanggan perlu memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun, termasuk kondisi lalu lintas dan proses pemeriksaan sebelum memasuki area keberangkatan.

“Kami menyarankan pelanggan datang setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Dengan datang lebih awal, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan boarding, memastikan nomor kereta dan tempat duduk, serta menuju peron dengan lebih nyaman tanpa terburu-buru,”kata Franoto dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui rilis resmi, Jumat, 16 Oktober 2026.
Imbauan tersebut disampaikan di tengah tingginya mobilitas penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta. Sepanjang September 2026, tujuh stasiun di wilayah tersebut mencatat 1.626.534 pergerakan penumpang, terdiri atas 817.263 penumpang berangkat dan 809.271 penumpang tiba.
Penggunaan Face Recognition Capai 2,47 Juta Kali
Untuk mempermudah proses keberangkatan, KAI menyediakan fasilitas face recognition di sejumlah stasiun, antara lain Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi. Teknologi ini memungkinkan pelanggan yang telah melakukan registrasi menjalani proses boarding melalui pemindaian wajah tanpa perlu menunjukkan tiket maupun identitas secara manual pada pemeriksaan tersebut.
Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta, penggunaan fasilitas face recognition sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 2.473.701 kali.
Stasiun Gambir mencatat penggunaan tertinggi sebanyak 1.443.435 kali, disusul Stasiun Pasar Senen sebanyak 749.385 kali dan Stasiun Bekasi sebanyak 280.881 kali.
“Pelanggan yang sudah terdaftar cukup melakukan pemindaian wajah di boarding gate. Fasilitas ini memudahkan proses pemeriksaan sehingga pelanggan tidak perlu menunjukkan tiket dan identitas secara berulang pada proses boarding menggunakan face recognition,” jelas Franoto.
Pelanggan yang belum terdaftar dapat melakukan registrasi face recognition melalui aplikasi Access by KAI atau fasilitas pendaftaran yang tersedia di stasiun sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, pelanggan tetap diimbau membawa identitas diri yang sah selama perjalanan.
Selain mempermudah pemeriksaan, teknologi ini juga mendukung upaya pengurangan penggunaan kertas dalam pelayanan kereta api. Dengan sistem pemeriksaan berbasis pemindaian wajah, pelanggan tidak perlu mencetak tiket untuk proses boarding.
“Pemanfaatan face recognition tidak hanya memberikan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital KAI yang mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Melalui layanan tanpa tiket cetak, kami terus mendorong pelayanan yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan,”ucapnya.
Pasar Senen Catat Keberangkatan Tertinggi
Berdasarkan data September 2026, Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh tertinggi di wilayah Daop 1 Jakarta, yakni 302.120 pelanggan.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Gambir dengan 288.695 pelanggan dan Stasiun Bekasi sebanyak 108.651 pelanggan.
Sementara itu, Stasiun Jatinegara melayani 53.905 penumpang berangkat, Stasiun Cikarang sebanyak 33.838 penumpang, Stasiun Karawang 16.082 penumpang, dan Stasiun Cikampek 13.972 penumpang.
Franoto mengingatkan pelanggan agar memperhatikan batas waktu boarding yang berlaku di masing-masing stasiun. Kedatangan yang terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan berisiko membuat pelanggan tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pemeriksaan dan menuju kereta.
“Pastikan stasiun keberangkatan sesuai dengan yang tertera pada tiket, siapkan identitas diri, dan perhatikan informasi perjalanan. Kami mengajak pelanggan memanfaatkan fasilitas yang tersedia serta merencanakan waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik agar tidak tertinggal kereta,”tandasnya.
KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pelanggan untuk menjaga barang bawaan, mengikuti petunjuk petugas, serta memantau informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi perusahaan.










