
Foto: dok. MRT Jakarta
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat tren kenaikan signifikan jumlah penumpang selama dua hari perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tercatat, sebanyak 135.117 pelanggan menggunakan layanan moda raya terpadu tersebut pada momen lebaran tahun ini.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan tajam dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025, yang hanya mencatatkan 76.106 pelanggan. Secara akumulatif, terdapat kenaikan sebesar 59.011 penumpang pada dua hari pertama Lebaran.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo mengungkapkan lonjakan ini dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat terhadap transportasi publik, didorong oleh kebijakan tarif khusus.
“Peningkatan angka keterangkutan pada saat penerapan tarif khusus Rp1 tahun ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik untuk bermobilitas di Jakarta selama periode libur,” ujar Rendy dalam keterangan resminya, Kamis, 26 Maret 2026.
Rincian Kenaikan Penumpang Harian
Berdasarkan data operasional, Rendy menyampaikan bahwa pada hari pertama Lebaran, Sabtu, 21 Maret 2026, MRT Jakarta melayani 51.189 orang. Jumlah ini meningkat drastis jika dibandingkan hari pertama Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 28.930 orang.
"Sementara itu, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 83.928 orang pada hari kedua Lebaran, Minggu, 22 Maret 2026, meningkat dibandingkan 47.176 orang pada tahun sebelumnya," lanjutnya.
Pola Operasional dan Layanan Selama Libur
Selama periode libur Lebaran, PT MRT Jakarta menerapkan pola operasional akhir pekan dengan jam layanan mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Jarak antar-kereta (headway) diatur setiap 10 menit sekali.
Rendy memastikan layanan tetap berjalan optimal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
"layanan MRT Jakarta tetap berjalan optimal selama periode tersebut, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan," tambahnya.
Selain keandalan armada, MRT Jakarta juga menghadirkan berbagai program menarik melalui aplikasi MyMRTJ serta penyediaan layanan feeder yang terintegrasi untuk memudahkan aksesibilitas warga menuju stasiun.
Komitmen Pengembangan Aksesibilitas
Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi motivasi bagi PT MRT Jakarta untuk terus mempercepat pembangunan jaringan dan interkoneksi antarmoda. Pengembangan kawasan di sekitar stasiun (Transit Oriented Development) juga menjadi prioritas guna mempermudah mobilitas warga.
“MRT Jakarta juga menghadirkan berbagai program gaya hidup, antara lain promo dan penawaran menarik melalui aplikasi MyMRTJ, serta integrasi layanan feeder guna mendukung kemudahan mobilitas masyarakat,” katanya.
Rendy optimistis bahwa angka keterangkutan transportasi publik akan terus tumbuh, baik pada hari kerja maupun pada momentum tertentu di masa depan.
“PT MRT Jakarta senantiasa berkomitmen untuk menjaga keandalan serta meningkatkan kualitas pelayanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang terbaik bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
