
dok. Pemprov DKI
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Tabuh Bedug Ramadan 2026 yang digelar di halaman Plaza Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat.
Festival yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta ini diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota dan kabupaten.
Dalam sambutannya, Pramono mengatakan penyelenggaraan festival tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya yang berkembang di masyarakat.
“Apa yang dilakukan Dinas Kebudayaan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta benar-benar ingin merawat tradisi yang ada di Jakarta,”kata Pramono dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui web resmi Pemprov DKI, Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurutnya, Pemprov DKI sebelumnya juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya dan keagamaan, seperti perayaan Christmas Carol Colossal, Imlek, Cap Go Meh, hingga Semarak Ramadan. Ia meyakini kegiatan seperti Festival Bedug dan Pawai Obor akan membuat perayaan Idulfitri di Jakarta semakin semarak.
“Saya yakin dengan adanya Festival Bedug, Pawai Obor, serta partisipasi berbagai komunitas, perayaan Idulfitri di Jakarta akan semakin meriah dan membuat masyarakat merasa memiliki kota ini,” tuturnya.
Pramono juga menyampaikan sejumlah agenda keagamaan yang akan digelar ke depan, salah satunya Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang akan dilaksanakan mulai dari tingkat kelurahan hingga kota. Ia berharap para peserta dari lingkungan RT dan RW dapat berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.
Selain itu, Pemprov DKI juga berencana menggelar Haul Ulama Betawi, habaib, serta para pahlawan Jakarta di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Juni mendatang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta.
“Selama ini haul biasanya diselenggarakan oleh komunitas tertentu. Kali ini kami ingin kegiatan tersebut digelar oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan tokoh yang berjasa bagi Jakarta,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh Tamary mengatakan Festival Tabuh Bedug menjadi salah satu upaya melestarikan tradisi tabuh bedug sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Jakarta.
Ia menambahkan, festival ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan seni budaya yang positif.
Sebanyak 16 tim dari lima wilayah kota di Jakarta serta Kabupaten Kepulauan Seribu turut ambil bagian dalam festival tersebut. Para peserta akan menampilkan kemampuan, kreativitas, serta kekompakan mereka dalam memainkan seni tabuh bedug.
Editor: Redaksi TVRINews
