
Setahun Tertimbun Awan Panas Gunung Semeru, Alat Berat di Temukan
Penulis: Basri A
TVRINews, Lumajang
Sebuah alat berat yang biasa dipakai dalam aktivitas penambangan pasir Lumajang ditemukan di bekas aliran lahar dingin gunung Semeru, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu pagi (7/11/2021).
Para pekerja tambang pasir di bekas aliran lahar dingin gunung Semeru, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mendadak gempar. Sebuah alat berat jenis excavator ditemukan pada kedalaman sekitar 20 m. Padahal alat berat ini sudah dinyatakan hilang akibat tertimbun awan panas letusan Gunung Semeru pada (1/12/2020).
Salah seorang pekerja tambang pasir Semeru, Wawan mengatakan saat ditemukan, alat berat itu dalam kondisi hangus. Belum diketahui secara pasti, siapa pemilik alat berat ini. Petugas yang dibantu para pekerja tambang masih melakukan identifikasi.
Untuk diketahui, letusan gunung Semeru terjadi pada (1/12/2020) memuntahkan awan panas yang menghantam daerah aliran lahar yang berada di sisi tenggara gunung Semeru, tepatnya di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Tercatat ada 13 alat berat yang hilang akibat diterjang awan panas gunung Semeru. Alat berat jenis excavator yang baru ditemukan ini adalah satu di antara 13 alat berat yang hilang akibat letusan gunung Semeru tersebut. Hingga saat ini, sudah tujuh alat berat yang berhasil ditemukan. Sedangkan enam lainnya masih dalam pencarian.
Meski sudah setahun tertimbun material vulkanik gunung Semeru, kondisi alat berat ini masih terasa panas, sehingga para pekerja tambang masih kesulitan melakukan evakuasi.
Editor: Desi Krida
