TVRINews, Jakarta
Polda Metro Jaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mematangkan kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang kegiatan penyampaian aspirasi yang akan berlangsung pada 24 September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional. Di mana, FGD yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri di Balai Sarbini, Jakarta Selatan pada Rabu, 23 September 2026 hari ini.
FGD ini menjadi forum koordinasi lintas satuan guna menyatukan strategi pengamanan, pelayanan publik, pengaturan lalu lintas, hingga sistem komunikasi dan kendali operasi di lapangan.
Komjen Asep menegaskan seluruh personel harus memiliki pemahaman yang sama terhadap rencana pengamanan agar pelaksanaannya berjalan efektif dan responsif terhadap perkembangan situasi.
“FGD ini harus bisa menyamakan persepsi dan mematangkan seluruh rencana pengamanan, mulai dari plotting personel, pengawalan massa, pengaturan lalu lintas, cara bertindak, komunikasi, sampai kendali operasi yang terarah,” ujar Komjen Asep.
Selain mematangkan pola pengamanan, Polda Metro Jaya juga memperkuat komunikasi dengan koordinator lapangan sebagai langkah antisipasi agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib. Personel di lapangan akan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan terukur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas warga, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan 1.550 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti Semanggi, Sudirman, kawasan UOB, Senayan, Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Patung Kuda, hingga Monas.
Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan maupun penutupan ruas jalan akibat kegiatan penyampaian aspirasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kepolisian berkomitmen menjaga keseimbangan antara hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas.
“Kami menghormati ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Pada saat yang sama, kami juga ingin memastikan masyarakat yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Budi.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan, memantau informasi lalu lintas, menggunakan jalur alternatif jika diperlukan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama kegiatan berlangsung.










