
dok. Pemprov DKI
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerukan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga stabilitas dan ketenangan Ibu Kota di tengah meningkatnya dinamika global.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa situasi internasional, termasuk kabar serangan terhadap Iran, berpotensi memicu gejolak ekonomi yang harus terus diantisipasi bersama.
“Dunia sedang menghadapi kondisi yang tidak menentu. Karena itu, menjaga Jakarta agar tetap aman dan kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Gubernur Pramono dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 H dalam keterangan yang diterima, Minggu (1/3/2026).
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa berbagai konflik yang terjadi dapat berdampak pada stabilitas harga, terutama bahan pokok. Pemprov DKI kini terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan global guna memastikan ekonomi Jakarta tetap terkendali menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Dampak global bisa dirasakan sampai ke harga barang di Jakarta. Kami berupaya memastikan agar kondisi ini tidak mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga menyoroti penyelenggaraan Jakarta Ramadan Festival yang telah mulai berlangsung dan akan berjalan hingga 31 Maret. Festival itu dibuka di Bundaran HI, dengan penampilan 1.300 rebana yang membawakan syiar Islam secara serentak.
“Untuk pertama kalinya, Jakarta menggelar festival Ramadan dengan skala sebesar ini. Tema ‘Mudik ke Jakarta’ kami angkat untuk mendorong geliat ekonomi sekaligus memberikan suasana Ramadan yang menyenangkan bagi masyarakat,” jelasnya.
Pemprov DKI juga menyiapkan berbagai program, termasuk insentif pajak bagi pelaku usaha agar dapat ikut serta dalam program diskon belanja di berbagai titik Jakarta selama Ramadan.
Selain itu, Gubernur Pramono memastikan bahwa pada hari raya Idulfitri mendatang, Pemprov DKI akan kembali memberikan layanan transportasi umum gratis untuk masyarakat, meliputi Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.
“Layanan transportasi gratis ini kami berikan agar warga lebih mudah bermobilitas saat Lebaran dan untuk mengurangi potensi kemacetan,” tuturnya.
Editor: Redaksi TVRINews
