
Foto: ANTARA
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan memantau 21 titik kemacetan yang terjadi di wilayahnya untuk segera diurai demi kenyamanan pengguna jalan.
"Dari 21 itu kemacetan terparah terjadi di Jalan TB Simatupang," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu dikutip dari ANTARA, Selasa, 19 Agustus 2025.
Bernard menyampaikan bahwa kemacetan di lokasi tersebut disebabkan oleh adanya proyek galian. Di samping itu, hujan lebat yang turun sejak pagi hari juga memperburuk kondisi lalu lintas di beberapa ruas jalan.
Beberapa titik kemacetan lainnya terpantau di Jalan Ciledug Raya, Jalan Mampang Prapatan Raya (perempatan Mampang 7–8), Jalan Moh. Kahfi II–Lenteng Agung Raya, serta di depan Sekolah Avicenna.
Kemudian kemacetan juga terjadi di Jalan Lenteng Agung Raya, tepatnya di depan Stasiun Universitas Pancasila, Stasiun Lenteng Agung Barat, dan Stasiun Tanjung Barat di jalur Lenteng Agung Raya Barat.
"Sedangkan ruas jalan lainnya mengalami kemacetan karena adanya galian dan peningkatan volume kendaraan," ucapnya.
Sejumlah personel Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dikerahkan untuk membantu mengurangi kemacetan di titik-titik tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
