
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 22 Januari 2026, menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah wilayah ibu kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 15.00 WIB, genangan terjadi di 45 RT dan 22 ruas jalan.
Berdasarkan pemantauan Bendung Katulampa pada pukul 15.00 WIB, tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung berada di angka 40 sentimeter dengan status normal.
Kondisi cuaca di sekitar Bendung Katulampa terpantau gerimis halus. TMA Pintu Intake Kalibaru atau Saluran Induk Katulampa juga tercatat 40 sentimeter.
Curah hujan pada periode pukul 07.00–15.00 WIB tercatat 0 milimeter, sementara pada periode 15.00–23.00 WIB mencapai 18 milimeter. Hujan terjadi pada pukul 14.05–14.38 WIB, disertai gerimis pada beberapa waktu sebelumnya.
Di wilayah Jakarta Barat, genangan tercatat di 18 RT. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Kapuk dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter, Kedaung Kali Angke dengan ketinggian 45 hingga 80 sentimeter, Rawa Buaya setinggi 35 sentimeter, Sukabumi Selatan hingga 90 sentimeter, serta Kedoya Utara sekitar 15 sentimeter. Seluruh genangan disebabkan oleh curah hujan tinggi.
Sementara itu, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 27 RT. Genangan terjadi di Kelurahan Petogogan sebanyak 26 RT dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter, serta satu RT di Kelurahan Cipulir dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.
Selain permukiman, genangan juga terjadi di 22 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Selatan, Utara, Pusat, dan Timur. Beberapa ruas jalan terdampak di antaranya Jalan Gaya Motor Raya dan Jalan Gaya Motor 1–3 di Jakarta Utara, Jalan Daan Mogot KM 13 dan Fly Over Pesing di Jakarta Barat, Jalan Pondok Karya dan Kemang Utara di Jakarta Selatan, Jalan Percetakan Negara II di Jakarta Pusat, hingga Jalan Letjen Suprapto di Cempaka Putih Timur dengan ketinggian genangan mencapai 40 sentimeter.
BPBD DKI Jakarta menyebut satu ruas jalan, yakni Jalan Yusuf di Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, telah dilaporkan surut.
Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau genangan di setiap wilayah serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Upaya penyedotan genangan dilakukan untuk mempercepat surutnya air, sekaligus memastikan saluran air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat. Kebutuhan dasar bagi warga terdampak juga disiapkan.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam dan bebas biaya.
Editor: Redaktur TVRINews
