
Foto: Instagram @kabupatenkepulauanseribu
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kawasan wisata Kepulauan Seribu masih menjadi primadona bagi masyarakat untuk mengisi libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan cuti bersama tahun 2026.
Hingga Senin, 23 Maret 2026 atau H+2 Lebaran, tercatat sebanyak 10.866 wisatawan telah mengunjungi berbagai pulau permukiman maupun resor di wilayah tersebut.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, mengungkapkan adanya lonjakan kunjungan yang sangat signifikan dalam dua hari terakhir.
Berdasarkan data statistik, kata Sonti, pada Sabtu, 21 Maret, jumlah wisatawan tercatat sebanyak 3.123 orang, namun angka tersebut melonjak tajam menjadi 7.743 orang pada Minggu, 22 Maret 2026.
"Momentum libur Lebaran ini selalu dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Kami memprediksi jumlah wisatawan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan," ujar Sonti, Senin, 23 Maret 2026.
Destinasi Favorit dan Pintu Masuk
Sonti mengungkapkan bahwa para wisatawan terpantau memasuki kawasan Kepulauan Seribu melalui sejumlah pintu masuk utama, di antaranya Dermaga Muara Angke, Dermaga Baywalk Mall, dan Dermaga Tanjung Pasir.
Ia menilai arus kedatangan yang tinggi ini menjadi bukti kuatnya minat masyarakat terhadap wisata bahari di utara Jakarta. Sejumlah pulau permukiman tetap menjadi destinasi favorit pilihan wisatawan.
"Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, hingga Pulau Untung Jawa masih menjadi yang paling banyak dikunjungi," jelasnya.
Sonti berharap peningkatan kunjungan ini dapat memberikan dampak domino terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat, terutama di sektor kuliner, penginapan, hingga jasa pemandu wisata. Ia pun berpesan agar para pengunjung tetap menjaga kelestarian lingkungan.
"Saya mengimbau wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan selama berada di kawasan wisata demi kenyamanan bersama," tambahnya.
Situasi Keamanan Kondusif
Di sisi lain, kondisi keamanan di kawasan Kepulauan Seribu dipastikan tetap terjaga. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu Utara, Edi Syahrudi, menyatakan bahwa seluruh aktivitas masyarakat dan wisatawan sejauh ini berjalan dengan lancar.
"Dalam beberapa hari terakhir tidak terdapat laporan kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas. Situasi di lapangan sangat kondusif," tegas Edi.
Untuk menjamin keamanan, otoritas terkait menyiagakan sekitar 36 personel gabungan di setiap Pos Pengamanan (Pospam). Personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, pemadam kebakaran, BPBD, hingga Pramuka dan jajaran pemerintah kelurahan setempat.
Editor: Redaktur TVRINews
