
dok. Pemprov DKI
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pasokan bahan pangan di Ibu Kota tetap terjaga meskipun sejumlah wilayah sempat dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir. Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan pangan di Jakarta.
“Tidak menjadi persoalan,”kata Pramono dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Februari 2026.
Pramono juga memastikan ketersediaan komoditas strategis, termasuk daging sapi, yang biasanya mengalami peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idulfitri.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan langkah antisipasi sejak dini untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk menjelang perayaan Imlek, bulan suci Ramadan, hingga Hari Raya Idulfitri.
“Mudah-mudahan menyambut Imlek, puasa, dan Lebaran, persoalan pangan di Jakarta tidak menjadi persoalan, termasuk daging. Kita sudah mempersiapkan semuanya,”jelasnya.
Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta secara rutin memperkuat koordinasi dengan daerah-daerah penghasil pangan di berbagai wilayah Indonesia guna memastikan kelancaran distribusi pasokan ke Jakarta.
“Saya selalu berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia yang menjadi pemasok kebutuhan pangan Jakarta,” tandasnya.
Pemprov DKI Jakarta juga terus mendorong peran BUMD pangan, salah satunya Perumda Dharma Jaya, untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging sapi di pasar, terutama menjelang periode peningkatan konsumsi masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews
