
Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Transjakarta menegaskan bahwa keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan, menyusul insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus di Koridor 13 jalur layang Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin 23 Februari 2026, pagi hari.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian. Seluruh penumpang segera dievakuasi ke halte terdekat untuk memastikan keselamatan serta mendapatkan pertolongan medis.
"Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas di lapangan langsung melakukan evakuasi cepat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis," ujar Ayu dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, pada Senin, 23 Februari 2026.
Insiden tersebut mengakibatkan 18 pelanggan mengalami luka ringan. Para korban telah memperoleh perawatan, termasuk di RS Sari Asih, dengan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Transjakarta bersama operator terkait.
Berdasarkan temuan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi saat salah satu armada bus melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR.
Ketika mendekati Halte Swadarma, bus tersebut diduga melintas ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan bus dari arah sebaliknya, sehingga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan.
Transjakarta menegaskan penanganan insiden dilakukan secara cepat, transparan, dan profesional. Evaluasi menyeluruh terhadap operasional dan prosedur keselamatan juga dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Meski terjadi kecelakaan, layanan Koridor 13 tetap beroperasi dengan penyesuaian teknis di lapangan. Transjakarta memastikan penguatan standar keselamatan terus dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pelanggan.
Editor: Redaksi TVRINews
