
Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda sebagai fondasi utama dalam memperkuat pasar modal dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu disampaikannya saat membuka The 25th International Capital Market Student Studies (ICMSS) di Balai Kota Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Menurut Rano, ICMSS bukan sekadar agenda rutin mahasiswa, melainkan telah berkembang menjadi salah satu forum pasar modal internasional terbesar dan tertua yang digagas oleh mahasiswa di Indonesia.
Ia menilai keberlanjutan kegiatan ini mencerminkan kuatnya komitmen dan kolaborasi generasi muda dalam membangun ekosistem pasar modal.
"ICMSS adalah capaian luar biasa yang lahir dari kerja keras, komitmen, dan kolaborasi berkelanjutan mahasiswa. Ini menjadi bukti bahwa anak muda Indonesia mampu mengambil peran strategis di sektor keuangan," ujar Rano dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Di tengah dinamika ekonomi global yang kian kompleks, Rano menekankan bahwa generasi muda tidak cukup hanya diposisikan sebagai pencari kerja. Mereka juga harus tampil sebagai investor, inovator, dan penggerak ekonomi.
Kemudian, ia menyebut pasar modal memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan pembangunan. Sejalan dengan itu, Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global yang modern dan berdaya saing, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2023 tentang Daerah Khusus Jakarta.
Lebih lanjut, Rano mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi Jakarta menunjukkan ketahanan yang kuat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jakarta pada 2025 mencapai 5,21 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional pun mencapai 16,61 persen.
"Kinerja ini didorong oleh sektor perdagangan, jasa keuangan, investasi, dan ekonomi kreatif. Aktivitas pasar modal menjadi salah satu indikator penting dari dinamika pertumbuhan tersebut," jelasnya.
Untuk memperkuat ekosistem ekonomi, Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan ekonomi kreatif, startup digital, serta literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus membuka ruang kolaborasi global.
Rano juga mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai program yang telah disiapkan Pemprov DKI, seperti Jakpreneur, Jakarta Creative Hub, dan Jakarta Future Hub.
Selain itu, pada 2027 Jakarta akan menggelar Jakarta International Youth Programme yang mempertemukan anak muda dari berbagai sister city.
"Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi pengguna sistem, tetapi menjadi pencipta nilai. Perluas jejaring hingga ke tingkat internasional agar siap menjadi pemimpin ekonomi masa depan," tegasnya.
Rano berharap ICMSS ke-25 menjadi ruang lahirnya ide, inovasi, dan kolaborasi baru antara akademisi, regulator, dan pelaku industri pasar modal, sekaligus menjadi laboratorium gagasan bagi calon pemimpin ekonomi bangsa.
Editor: Redaktur TVRINews
