
Foto: IG. @sekretariat.kabinet
Penulis: Fityan
TVRINews, Jakarta
Armada tambahan dikerahkan menuju Monas guna memastikan aksesibilitas transportasi publik bagi warga.
Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiagakan sedikitnya 100 unit armada bus untuk melayani mobilisasi masyarakat yang hendak mengunjungi gelaran Pasar Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu 28 Maret 2026, guna menjamin kelancaran akses transportasi massal di tengah potensi lonjakan pengunjung.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, pada laman resmi trasjakarta menegaskan bahwa penyediaan layanan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan inklusivitas transportasi bagi seluruh lapisan warga.

Foto: Jakarta Smart City
"Merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan akses yang setara bagi seluruh masyarakat untuk hadir dan menikmati kegiatan ini," ujar Ayu dalam keterangan resminya, Sabtu 28 Maret 2026.
Akses Strategis di Tengah Rekayasa Lalu Lintas
Meski terdapat penyesuaian arus lalu lintas di sejumlah titik sekitar Medan Merdeka—termasuk sisi Barat, Selatan, Utara, dan Timur layanan Transjakarta dipastikan tetap beroperasi secara optimal. Masyarakat dapat menjangkau titik lokasi melalui berbagai rute utama, di antaranya:
- Koridor Utama: Koridor 1 (Blok M-Kota), Koridor 2 (Pulo Gadung-Monas), dan Koridor 3 (Kalideres-Monas).
- Rute Penghubung: Meliputi layanan 1A (Pantai Maju-Balai Kota), 6A dan 6B (Ragunan-Balai Kota), hingga rute 14A yang menghubungkan Monas dengan Jakarta International Stadium (JIS).
Pihak Transjakarta menetapkan Halte Monas, Halte Balai Kota, dan Halte Gambir sebagai titik pemberhentian utama bagi para pengunjung.
Dorongan Transformasi Mobilitas Urban
Sebagai konsekuensi dari penutupan jalan di area ring satu, manajemen Transjakarta telah mengalihkan sejumlah rute melalui jalur alternatif seperti Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir. H. Juanda, hingga Jalan Abdul Muis untuk menjaga reliabilitas layanan.
Lebih dari sekadar memfasilitasi hiburan, Ayu menambahkan bahwa momentum Pasar Rakyat ini diharapkan menjadi stimulus bagi warga untuk beralih menggunakan transportasi publik.
Transformasi perilaku mobilitas ini dinilai krusial dalam menciptakan ekosistem transportasi Jakarta yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Editor: Redaksi TVRINews
